Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Aspac Raih Kemenangan Pertama

Ahad 26 Jul 2009 07:48 WIB

Red:

JAKARTA--Tim bola basket Aspac Jakarta memenangi game pertama final Indonesian Basketball League (IBL) 2009 yang berlangsung di Britama Arena Sportmall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/7) sore. Aspac mengalahkan juara bertahan sekaligus tuan rumah Satria Muda Britama Jakarta dengan melalui babak over time 76-73.

"Saya tidak mengira bisa mengalahkan mereka. Ini sekaligus juga kita memecahkan rekor tak terkalahkan SM Britama," ujar Manajer Aspac, Irawan Haryono, seusai pertandingan.

Namun demikan, lanjutnya, kemenangan ini hanya peluang saja menjadi juara yang sifatnya sementara. Dia juga sudah berpesan para pemain jangan terlalu senang terlebih dahulu. Karena kalau terlalu percaya diri, di game selanjutnya akan kalah hingga gelar juara gagal direbut.

Final IBL memang menggunakan babak best of five (tim dipastikan juara bila telah meraih tiga kali kekenangan). Walaupun bisa menang di game pertama, belum tentu bisa menjadi juara. Sebab apabila di game kedua nanti, SM Britama memenangi pertandingan, berarti hasilnya imbang 1-1. Pertandingan final dilanjutkan game ketiga dan keempat di kandang Aspac.

"Kita akan melakukan evaluasi secara keseluruhan untuk menghadapi pertandingan game kedua, dan kami masih punya banyak pekerjaan rumah. Yang jelas kita harus lebih baik," tambah Dwui Eriano, manajer SM Britama, yang mengakui kekalahan timnya.

Kedua tim memainkan bintang terbaiknya. SM Britama tetap menurunkan Faisal J Achmad, Youbel Soundakh, Christian Ronaldo Sitepu, Amin Prihantono, dan Rony Gunawan. Sedangkan Aspac juga memainkan pemain senior Mario Gerungan, Bugi Setiawan, Romy Candra, Antonious Djoko Hendratmo, dan Isman Toyib.

Pertandingan berlangsung sangat ketat. SM Britama menenangi di game pertama terlebih dahulu dengan meraih kemenangan 21-12. Kuarter dua, Aspac mengejar ketertinggalan dan meraih kemenangan 18-15 hingga kedudukan di paruh pertama SM Britama masih unggul 36-30.

SM Britama kembali unggul telak di kuarter tiga. Mereka bisa meraih kemenangan 21-13, hingga total menang telak 57-43. Baru di kuarter empat, Aspac benar-benar unggul. Ini terjadi setelah para pemain cadangannya justru diturunkan setelah tiga pemain utamanya: Vinton Nolan, Antonius Djoko, dan Isman Toyib.

"Ya, kekalahan kami memang di kuarter empat. Anak-anak tak bisa berbuat banyak menghadapi pertahanan mereka yang sangat ketat. Kekalahan ini justru menjadi pelajaran penting, kita supaya pemain tidak terlalu percaya diri," tambah Eriano.

Kuarter empat memang permainan Aspac sangat menggila. Tertinggal 43-57, mereka mengejar ketertinggalan hingga bisa menyamakan kedudukan 65-65 dan memaksa babak perpanjangan waktu. Dominasi Aspac berlanjut di perpanjangan waktu. Aspac bisa memasukkan 11 poin, sedangkan SM Britama hanya delapan.

Xaverius Prawiro menjadi top skor Aspac dengan meraih 24 poin. Vinton Nolan menambah 20 poin. Sedangkan dari SM Britama, Youbel Sondakh dan Rony Gunawan sama-sama meraih 19 poin. lhk/rif

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA