Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Budaya Baca Indonesia Terendah di Asia Timur

Kamis 18 Jun 2009 07:52 WIB

Red:

SURABAYA -- Budaya baca masyarakat Indonesia menempati posisi terendah dari 52 negara di kawasan Asia Timur. "Ini berdasarkan data yang dilansir Organisasi Pengembangan Kerja sama Ekonomi (OECD)," kata Kepala Arsip dan Perpustakaan Kota Surabaya, Arini.

Saat berbicara dalam seminar Libraries and Democracy di Perpustakaan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya bersama Goethe-Institut Indonesien dan Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) di Surabaya, Rabu, dia mengatakan, OECD juga mencatat 34,5 persen masyarakat Indonesia masih buta huruf.

Karena itu, katanya, pengembangan minat baca merupakan solusi yang tepat. Apalagi anak SD yang dibiasakan dengan budaya baca dan tulis memiliki prestasi tinggi dibanding anak SD yang selama enam tahun tidak dibiasakan dengan budaya baca dan tulis.

Menurut dia, pembiasaan membaca dan menulis itu harus dilakukan dengan program pemaksaan pinjam buku di perpustakaan, lalu diberi tugas membuat simpulan dari buku yang dipinjam. "SD swasta yang melaksanakan hal itu umumnya memiliki prestasi sangat memuaskan dibandingkan sekolah negeri yang belum memiliki kebiasaan itu," katanya.ant/bur

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA