Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Kembangkan Situ Sebagai Daerah Tangkapan Air

Selasa 22 Mar 2011 17:33 WIB

Rep: Esthi Maharani/ Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-–Pembangunan waduk, terutama di pulau Jawa dinilai sudah mulai sulit dilakukan. Sebab, lahannya sudah semakin sempit dan banyak dibangun hunian. Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto memberikan pengecualian terutama untuk pembangunan situ. “Tapi kalau embung atau situ, masih bisa dikembangkan secara besar-besaran,” katanya saat ditemui pada Selasa, (22/3).

Hal ini perlu dilakukan, lanjutnya, karena akan sangat bagus untuk konservasi dan keberlangsungan lingkungan sekitarnya. Dulu, untuk membangun tempat penampungan air tawar ini, pemerintah seringkali terlalu lama memperhitungkan banyak hal seperti konsekuensi banjir.

“Sekarang, kalau mau bangun waduk atau situ, selama ada lahan, bangun saja. Saya dorong,” Terlebih lagi kebutuhan air semakin tinggi seiring dengan pertumbuhan penduduk dan laju urbanisasi ke perkotaan yang juga meningkat.

Sayangnya kondisi ini, tidak dibarengi dengan penjagaan lingkungan. Menurutnya, perilaku sungai di Indonesia sudah berubah. Saat hujan terjadi banjir, saat kemarau justru mengering. Akibatnya, perhitungan yang lama dalam pembangunan waduk ataupun situ di masa lalu berdampak di masa sekarang.

“Secara jangka panjang, mulai hari ini kita mulai perbaiki tahap daerah tangkapan air dan menghutankan kembali sebanyak mungkin,” katanya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA