Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Belum Tepat Jadikan UN Sebagai Acuan Masuk PTN

Senin 20 Dec 2010 18:31 WIB

Red: Stevy Maradona

Ujian Nasional

Ujian Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG-- Rektor Universitas Diponegoro Semarang, Prof. Sudharto P. Hadi menilai, rencana pemerintah menjadikan hasil ujian nasional (UN) sebagai acuan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) belum tepat.

"Penyelenggaraan UN sifatnya sebagai instrumen evaluasi untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan siswa dalam menyerap pemahaman selama menempuh pendidikan," katanya di Semarang, Ahad (19/12).

Berbeda dengan UN, katanya, ujian masuk perguruan tinggi, seperti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) sifatnya adalah prediktif untuk mengukur kemampuan siswa.

Ia menjelaskan, dalam ujian masuk perguruan tinggi ada sejumlah pilihan yang diambil siswa, terutama terkait jurusan atau program studi yang diinginkan, di situlah letak sifat prediksi ujian masuk perguruan tinggi.

"Misalnya, siswa diberikan tiga pilihan. Pilihan satu ternyata tidak lolos, beralih pilihan kedua. Ternyata tidak lolos juga, bisa dimasukkan pilihan tiga. Semuanya tergantung minat, bakat, dan kemampuannya di bidang tertentu," katanya.

Terkait rencana UN menjadi acuan masuk perguruan tinggi negeri pada 2012, katanya, apabila itu dilakukan perlu banyak pembenahan dan kajian secara mendalam, mengingat masing-masing memiliki struktur dan konten yang berbeda.

"Kalau rencana itu akan dilakukan (UN acuan masuk PTN, red.), perlu banyak pembenahan, misalnya melakukan reformulasi terkait soal-soal dalam UN," kata Sudharto.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA