Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Aset Bank Muamalat Cabang Mataram Meningkat Pesat

Selasa 09 Nov 2010 07:15 WIB

Rep: Antara/ Red: Budi Raharjo

Bank Muamalat Indonesia

Bank Muamalat Indonesia

Foto: Amin Madani/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM--Kantor Bank Mumalat Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat pertumbuhan aset pada Oktober 2010 mencapai Rp 146 miliar atau meningkat dibandingkan September 2010 sebesar Rp 136 miliar.

Menurut Direktur Retail Bank Muamalat, Adrian Gunardi, di Mataram, Senin (8/11), pertumbuhan aset tersebut disebabkan karena meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap kinerja Kantor Bank Muamalat Cabang Mataram. "Pertumbuhan ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat NTB kepada Bank Muamalat," katanya di sela acara "relaunching" Kantor Bank Muamalat Cabang Mataram.

Ia mengatakan, pertumbuhan aset tersebut diikuti oleh pertumbuhan dana pihak ketiga yang terkumpul di Kantor Bank Muamamalat Cabang Mataram, hingga September mencapai Rp126 miliar dan jumlah dana yang disalurkan untuk pembiayaan sebesar Rp167 miliar. "Dari sisi non performing loan atau pembiayaan bermasalah kita kecil, yaitu di kisaran 0,05 persen (bruto). Ini menunjukkan peran nasabah di NTB cukup bagus dalam menjalankan amanah," ujarnya.

Adrian akan terus berupaya meningkatkan pertumbuhan aset dengan menggenjot pangsa pasar di sektor retail. Khusus di NTB, kata dia, upaya menggenjot pendapatan dari segmen pasar retail dilakukan dengan "relaunching" Kantor Bank Muammalat Cabang Mataram, dari lokasi yang lama di Jalan Langko Nomor 28 Mataram, ke Jalan Pejanggik Nomor 27 Cakranegara Mataram.

Relokasi tersebut bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada nasabah sekaligus meningkatkan perekonomian di wilayah setempat, maupun secara umum di NTB. "Ekspansi Kantor Bank Muammalat Cabang Mataram tersebut sekaligus sebagai sebuah apresiasi, mengingat perkembangan bank yang mempelopori sistem syariah cukup menggembirakan," katanya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA