Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Biker Malaysia Seberangi 11 Negara untuk Umrah Bersama

Rabu 07 Jul 2010 00:39 WIB

Red: Siwi Tri Puji B

Para biker Malaysia di Jeddah

Para biker Malaysia di Jeddah

Foto: Arab News

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH--Mereka bersebelas, menyeberangi 11 negara untuk umrah bersama. Memulai perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia, para pengendara sepeda motor asal negeri jiran itu tiba di Arab Saudi 45 hari kemudian. Total jarak yang mereka tempuh 17.800 km.

Selama perjalanan, mereka dikawal satu kendaraan roda empat dengan empat penumpang. Rombongan dipimpin oleh Haji Mohamed Assir yang menyebut perjalanannya ke Tanah Suci kali ini, "Lebiih memuaskan dan sangat berkesan".

Ekspedisi ini diberangkatkan dari Malaysia pada 15 Mei oleh Perdana Menteri Najib Razak. Tiba di Jeddah, mereka disambut Konsul Jenderal Malaysia di Jeddah, Hidayat Abdul Hamid.

Hamid menyatakan bangga dengan ekspedisi sepeda motor pertama dari Asia Tenggara ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah. Ia menyatakan misi ini terinspirasi oleh para jamaah haji beradab-abad lampau yang mengusuri Jalur Sutera untuk berhaji. Selain untuk beribadah umrah, misi ekspedisi ini adalah mempromosikan persahabatan dan perdamaian antara Malaysia dengan negara-negara yang dilewati.

Assir, adalah pebalap motor profesional dan tergabung dengan Israq Adventure. Ia telah berpengalaman berkendara dengan sepeda motornya di 70 negara. Anggota timnya adalah para penggemar sepeda motor dengan beraneka latar belakang, dari akademisi hingga anggota parlemen.

Untuk mencapai Arab Saudi, mereka melintasi Thailand, Laos, China, Kyrgyzstan, Uzbekistan, Turkmenistan, Iran, Turki, Suriah, dan Yordania. Assir menyatakan persinggahan mereka adalah masjid-masjid di negara-negara itu.

"Banyak warga lokal yang bersimpati, bahkan sampai menangis saat mengetahui tujuan ekspedisi kami adalah untuk menunaikan ibadah umrah," ujarnya.

Bagi Assir, dari sejumlah ekspedisi lintas negara yang dilakukannya, perjalanan kali inilah yang paling berkesan. "Saya kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan perasaan saya," ujarnya pada Arab News.

Hari ini, saar yang lain pulang ke negaranya dengan menggunakan pesawat terbang, Assir masih tinggal di Jeddah. Ia berencana melanjutkan perjalanannya ke Afrika dan Eropa. Ia ingin mengarungi dunia dengan motornya.

sumber : Arab News
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA