Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Sidang Muhammad Jibril Berakhir Ricuh

Selasa 29 Jun 2010 23:06 WIB

Rep: Fitriyan Zamzami/ Red: Budi Raharjo

Muhammad Jibril

Muhammad Jibril

Foto: Edwin/Republika

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa terorisme Muhammad Jibril berakhir ricuh. Puluhan pendukung Jibril meneriakkan berbagai kecaman atas putusan Majelis Hakim.

''Semoga Allah melaknat hakim,'' teriak sejumlah perempuan bercadar di dalam ruang sidang, di PN Jakarta Selatan, Selasa (29/6).

Disela-sela kecaman, takbir juga terus diteriakkan. Kericuhan ini juga berlanjut di ruang tahanan PN Jakarta Selatan. Di sana, sejumlah pendukung berorasi dan menganjurkan kuasa hukum mengajukan banding. Takbir juga berulang-ulang diteriakkan.

Sementara, Jibril malah menanggapi dengan tenang keputusan ini. Ia tak memperlihatkan ekspresi kecewa. ''Tidak ada yang berat di dunia ini. Saya akan mengajukan banding,'' ujar Jibril kepada wartawan selepas sidang.

Jibril juga membantah tudingan bahwa dirinya menyembunyikan informasi tentang pelaku terorisme. Ia mengaku tak pernah bertemu dengan Noordin M Top terkait peledakan Bom Mega Kuningan pada 2009. Ia pun tak akan berhenti mempertahankan sikapnya yang tak bersalah.

Ketua Majelis Hakim, Haryanto, memvonis Jibril dengan hukuman penjara selama 5 tahun. Ia menurut hakim terbukti menyembunyikan informasi tentang pelaku terorisme, dan memalsukan akte untuk membuat paspor.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA