Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Menlu: Ian Rush dan Liverpool Idola saya

Selasa 18 May 2010 06:44 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Sadly Rachman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Legenda Liverpool, Ian Rush sambangi Jakarta akhir pekan lalu. Dalam kunjungannya, pemain kelahiran Wales ini memberikan pelatihan sepakbola kepada anak-anak. Pelatihan berlangsung di stadion GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta.

Usai latihan ia memuji anak-anak yang mengikuti pelatihan sepakbola. Menurutnya,  ada sekitar 10 anak yang dinilainya memiliki kemampuan di atas rata-rata. Rush juga berkomentar masa terpenting dalam pengembangan bakat sepak bola ada di usia 14 dan 15 tahun. Ia menyebut anak-anak di usia tersebut harus mendapatkan penanganan yang tepat.

Ketika ditanya para wartawan mengenai kans Inggris di Piala Dunia, pemain yang pernah membela Juventus dan Newcastle United ini memprediksikan Inggris bakal melanggeng ke Final dan menjuarainya. Namun, Rush menggarisbawahi, untuk menjadi juara dunia dibutuhkan sedikit keberuntungan dan Inggris membutuhkan keberuntungan itu.

Rush sempat pula menyatakan dukungannya terhadap keputusan Fabio Capello menjadikan David Beckham sebagai asistennya di Piala Dunia nanti. Menurut Rush, Beckham adalah duta sepak bola Inggris. Kehadiran Beckam bisa menambah motivasi para pemain muda the Three Lions di Afsel nanti.

Mengenai Liverpool, ia berharap pelatih Rafael Benitez tetap menukangi The Reds musim depan. Pria kelahiran St Asaph, Wales, 49 tahun lalu ini memuji hasil kerja Benitez di Anfield.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyempatkan hadir dalam acara pelatihan sepakbola yang dihadiri Ian Rush. Rupanya kehadiran Menteri dikarenakan kehadiran Ian Rush yang notabene adalah idolanya. Marty pun tak segan mengaku dirinya merupakan penggemar berat Liverpool terutama Ian Rush dan Kenny Daglish. Dengan mengenakan kemeja putih dengan baju dalam berwarna merah, Marty menyaksikan mantan pemain idolanya memberikan instruksi di lapangan. 

Ketika ditanya prihal peluang Liverpool, Marty berharap Liverpool akan bangkit di Liga Primer musim depan. Menurut Marty, The Reds sudah terlalu lama tidak merasakan gelar juara liga. Karena itu, musim depan waktu yang tepat bagi Liverpool karena tidak berpartisipasi di kompetisi Eropa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA