Jumat 08 May 2020 17:30 WIB

200 Pedagang Pasar Ciawitali Garut akan Dites Covid-19

Rapid test dijadwalkan akan dilakukan pada pekan depan.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Mas Alamil Huda
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test Covid-19.
Foto: Antara/Umarul Faruq
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, berencana melakukan uji cepat atau rapid test Covid-19 secara massal di Pasar Ciawitali. Kegiatan itu dijadwalkan akan dilakukan pada pekan depan.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, rencananya tes cepat massal itu akan dilakukan pada (12/5). Ada sekira 200 orang pedagang yang akan dites cepat ini.

"Pedagang kan ada sekira 2.000-an. Kita akan lakukan (tes) di empat titik pasar, setuap titik 50 sampel. Berarti ada 200 orang," kata dia, Jumat (8/5).

Pasar Ciawitali berlokasi di pusat kota Garut, tepatnya di Kecamatan Tarogong Kidul. Wilayah itu termasuk dalam kecamatan yang terdampak PSBB di Kabupaten Garut yang dilakukan secara parsial.

Rudy mengaku sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam rencana kegiatan rapid test massal itu. Sementara petugas dari Dinas Kesehatan masih terus menyiapkan teknis pelaksanaan tes. "Jumlah pastinya akan dihitung lagi oleh dinkes," kata dia.

Hingga saat ini, jumlah kasus positf Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai 11 kasus. Satu orang dinyatakan sembuh, satu menjalani isolasi mandiri, satu meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan di RSUD dr Slamet Garut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement