Kritik Pedas Steve McClaren untuk Ole Gunna Solskjaer

McClaren menyebut Solksjaer tidak memainkan Anthony Martial dengan tepat.

AP Photo/Matt Dunham
Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, dianggap tak memainkan Anthony Martial dengan tepat (Foto: pelatih MU, Ole Gunna Solksjaer)
Rep: Rizky Suryarandika Red: Nora Azizah

REPUBLIKA.CO.ID, INGGRIS -- Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, dianggap tak memainkan Anthony Martial dengan tepat. Solskjaer juga perlu perbaikan formasi dengan cederanya Marcus Rashford.

Kritik itu disampaikan oleh mantan pelatih MU Steve McClaren. Ia menganggap Martial tak perlu bermain jauh ke tengah karena bukan "pemain nomor 9" atau striker utama. McClaren menilai MU bakal efektif di lini serang jika Martial dibiarkan main di sayap kiri.

"Saya pikir inilah dimana dia (Solksjaer) terus berjuang di lini tengah karena tidak tepat dan tidak imbang, Martial bukan pemain nomor 9, dia bukan striker. Semua gol dan momen terbaiknya terjadi dari sisi kiri. Disanalah dia harusnya bermain," kata McClaren dilansir dari Sky Sports pada Jumat, (14/2).

Baca Juga


Pemilihan memainkan Martial di lini terdepan diperkirakan diambil Solskjaer secara terpaksa. Sebab, terjadi kekosongan pasca cederanya Marcus Rashford selaku striker. Bahkan posisi "pemain nomor 10" atau gelandang utama juga sulit dipenuhi Solskjaer.

"Mereka mendatangkan [Bruno] Fernandes yang dianggap pemain nomor 10, pemain kunci dalam sebuah formasi yang anda mainkan. Ada [Juan] Mata, pemain yang hebat, tapi penempatan posisinya juga tidak bagus," ujar McClaren.

Terakhir, McClaren mengkritisi gelandang jangkar tim Setan Merah yang kesulitan mencari pengganti Roy Keane. Solskjaer dianggap belum maksimal memainkan formasi layaknya MU di bawah Sir Alex Fergusson.

"Fred memang tambah bagus, lebih percaya diri, tapi dia suka lari kemana-mana. Mereka tidak punya lagi yang seperti [Roy] Keane. Tentu saja [Scott McTominay] bisa melakukannya, meski masih terlalu dini. Mereka tetap kehilangan sesuatu di bagian itu," ucap McClaren.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terkait
Berita Terpopuler