Toto Wolff: Ini Tahun Terberat Kami

Musim balapan Formula 1 2020 menjadi tahun terberat bagi Mercedes.

AP/Mark Baker
Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, mengungkapkan, jika musim balapan Formula 1 2020 menjadi tahun terberat dalam pengembangan mobil (Foto: Toto Wolff)
Red: Nora Azizah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, mengungkapkan, jika musim balapan Formula 1 2020 menjadi tahun terberat dalam pengembangan mobil. Pasalnya, tahun ini adalah musim transisi ke 2021.

Tahun ini akan diterapkan perombakan regulasi besar-besaran dan aturan batasan bujet bagi setiap tim yang berkompetisi. Ini menjadi tantangan terbesar bagi Mercedes.

Baca Juga



"Kami memiliki perubahan peraturan dalam beberapa tahun terakhir, tapi kali ini kami menangani satu proyek untuk dua tahun. 2020 akan menjadi musim paling sulit, tapi juga suatu kesempatan yang luar biasa," kata Wolff seperti dikutip laman resmi F1, Jumat (14/2).

Wolff bersama Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas akan berupaya meraih gelar ganda, konstruktor dan pebalap untuk ketujuh kali secara beruntun bagi Mercedes tahun ini. Mobil baru mereka, W11 telah diluncurkan di Sirkuit Silverstone, Inggris pada Jumat waktu setempat untuk menjalani sesi shakedown.

Bottas mendahului Hamilton untuk menjajal W11 di trek yang terletak di Northamptonshire itu. Technical Director James Allison mengungkapkan pentingya sesi tersebut sebelum tim dan pebalap menjalani tes pramusim di Barcelona pada 19 Februari nanti.

"Ini adalah kesempatan terakhir kami untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana sebelum hari pertama tes resmi musim dingin. Jika semuanya berjalan lancar di shakedown, kami akan siap berada di garasi pada pukul 9 di Barcelona dan segera melaju," kata Allison.

Tahun lalu Mercedes menurunkan satu mobil di sesi shakedown, namun membawa mobil yang sama sekali berbeda spesifikasinya di pekan kedua tes pramusim. Namun Allison mengatakan mereka tak akan mengulangi hal itu tahun ini.

"Kami akan lebih konvensional tahun ini. Kami masih memiliki upgrade untuk Melbourne yang akan datang pada pekan kedua tes," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terkait
Berita Terpopuler