
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Tak lama lagi, Hari Raya Idul Adha tiba. Dapat dipastikan, sajian masakan yang berada di meja didominasi daging kambing.
Namun, tak sedikit dari masyarakat Indonesia yang belum paham mengolah daging kabing. Akibatnya, rasa amis membuat selera makan turun seketika.
Chef Haryo mengatakan Karakter masyarakat Indonesia dipengaruhi Timur Tengah, Cina dan Melayu. Kambing merupakan simbol karakter itu. Yang aneh, masyarakat Indonesia malah enggan masak kambing karena sulit menghilangkan baunya.
Chef yang kerap tampil di televisi ini, mengatakan menghilangkan bau daging kambing cukup mudah. Bahkan cara ini, bukan ditemukan pakar memasak melainkan para ibu rumah tangga.
Berikut Tipsnya :
1. Potong timun kecil-kecil lalu aduk berbarengan dengan daging.
2. Proses mengaduk berlangsung kurang lebih lima hingga sepuluh menit. Namun, apabila masih belum hilang diaduk terus hingga aroma timunnya menjadi dominan.
alternatif lain :
1. Jangan mengolah daging kambing setelah disembelih, sebab daging cenderung liat. Sebaiknya dagung kambing lebih dulu direbus dalam air mendidih dicampur kunyit dan jahe, ditambahkan daun salam, sereh dan lengkuas.
2. Trik lain, bungkus dagung dengan daun pepaya atau membalur dengan parutan atau jus nanas selama kurang lebih 10 menit. Selanjutnya, daging dipotong dalam ukuran tidak terlalu besar.
Alhamdulillah kalo ane nyembelih suka pada muji, daging kambingnya gak bau. Kuncinya, pas nyembelih tutup mulut dan hidung kambing/domba nya, insya Allah dagingnya gak bau
1 BalasanWah kalo gitu apa gak nyiksa kambingnya..
biar gak bau gak usah mendekat
Balasketika menyembelih selama pisau di gorok ke leher kambing, penyembelih harus menahan napas agar daging sembelihan tidak bau
Balassaran saya, pilih kambing yang tidak bau kambing !
BalasJustru karena baunya yang bikin sedap. kl gak bau mah yo gak enak.
Balas