Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tambahan Frekuensi 3G untuk Optimalkan Broadband

Rabu, 06 Maret 2013, 09:48 WIB
Komentar : 0
Layanan Telkomsel Flashzone di kampus

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Telkomsel akan memanfaatkan tambahan frekuensi 3G untuk memaksimalkan perbaikan dan perluasan layanan broadband.

''Telkomsel menyambut baik keputusan pemerintah, yang menetapkan perusahaan sebagai pengelola tambahan pita frekuensi radio 2.1 GHz (3G),'' kata Direktur Utama Telkomsel, Alex J Sinaga di Jakarta, Rabu (6/3).

Frekuensi baru, kata Alex, akan mendukung langkah Telkomsel, sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, untuk bersama-sama pemerintah melakukan percepatan pengembangan potensi digital Indonesia. Sekaligus menuju swasembada produk dan sistem industri TIK, sesuai dengan semangat Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
 
Menurut Alex, dengan alokasi pita frekuensi tambahan, Telkomsel berkomitmen untuk memaksimalkan perbaikan dan perluasan layanan broadband. Antara lain, menyelesaikan penggelaran broadband  city di lebih kurang 500  kota, yang diharapkan akan selesai pada akhir 2014, serta menggelar 150.000 Node B hingga tahun 2022. Dengan upaya tersebut, diharapkan  3G Telkomsel dapat menjangkau 95 persen populasi Indonesia.
 
“Telkomsel berkomitmen untuk menghadirkan layanan broadband terluas dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik serta didukung oleh kemampuan keuangan perusahaan yang kuat,'' kata Alex.

Dengan demikian tambahan alokasi pita frekuensi ini diyakini akan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dan pada akhirnya akan turut mendorong   pertumbuhan ekonomi nasional.

Redaktur : Taufik Rachman
680 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...