Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tower Tersambar Petir, Miangas Kembali 'Terisolir'

Sabtu, 25 Agustus 2012, 14:16 WIB
Komentar : 0
Seorang teknisi sedang melakukan maintenance berkala di Base Tranceiver Stations (BTS) Solar Cell Telkomsel di Pulau Panjang – Serang.
Seorang teknisi sedang melakukan maintenance berkala di Base Tranceiver Stations (BTS) Solar Cell Telkomsel di Pulau Panjang – Serang.

REPUBLIKA.CO.ID,MIANGAS--Warga Kepulauan Miangas, Kecamatan Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, selama hampir dua pekan sulit berkomunikasi menggunakan telepon selular karena salah satu tower seluler terkena petir.

"Tower Telkomsel yang ada di Pulau Miangas, hangus terbakar setelah dihantam petir sekitar dua pekan lalu. Akibatnya komunikasi menuju dan dari pulau itu terputus sekitar dua pekan," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Sulawesi Utara, Parlindungan Tampubolon, di Manado, Jumat.

Ia mengatakan pada saat petir menyambar satu-satunya tower selular di pulau itu, kondisi cuaca dalam keadaan tidak bersahabat, di mana angin bertiup kencang, hujan deras dan disertai dengan gelegar bunyi halilintar.

Selain tower selular, tower komunikasi milik salah satu jajaran TNI di pulau itu, juga mengalami nasib serupa serta sempat melukai salah satu personilnya.

"Kami juga mengalami kesulitan untuk mengkomunikasikan perkembangan lanjutan pembayaran ganti rugi tanah bandara, pada saat tim berada di pulau tersebut," ungkapnya.

Karena itu kata Tampubolon, jajarannya akan berkoordinasi dengan operator Telkomsel agar segera melakukan perbaikan, mengingat komunikasi sangat berperan sangat vital untuk warga setempat, dalam melakukan komunikasi dengan saudara, kerabat atau relasi lainnya di pulau Miangas, begitupun sebaliknya.

"Harapannya agar jaringan telekomunikasi selular bisa berfungsi kembali, sehingga memudahkan warga melakukan komunikasi dengan sesama," kata dia.

Memang diakui Tampubolon, salah satu yang menjadi kendala adalah transportasi menuju ke pulau tersebut yang hanya menggunakan kapal laut, dan sering terhambat apabila kondisi laut bergelombang serta cuaca yang memburuk.

"Tapi bagaimanapun juga komunikasi menjadi penting. Karena itu kami sangat berharap, operator selular segera memperbaiki perangkat komunikasi yang rusak di pulau itu. Sedah dua pekan komunikasi terputus," ungkapnya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...