Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Telkom akan Lengkapi Telepon Rumah dengan Wifi

Sabtu, 14 Juli 2012, 15:01 WIB
Komentar : 2
Fanny Octavianus/Antara
Jaringan telepon Telkom
Jaringan telepon Telkom

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berencana melengkapi telepon rumah pelanggannya dengan modem wifi melalui program "Broadband Ready".

"Para pelanggan kami pengguna telepon rumah segera dapat menikmati koneksi internet kecepatan tinggi dengan program tersebut," kata Direktur Konsumer Telkom Sukardi Silalahi, di Denpasar, Sabtu.

Menurut dia, pemasangan modem itu membuat para pelanggan leluasa mengakses internet tanpa kabel di sekitar rumahnya. Selain itu, para pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan karena harus membeli modem supaya dapat mengakses internet di rumahnya.

"Kami percaya masyarakat akan menyambut baik program 'Broadband Ready' itu karena menerapkan prinsip menyerahkan layanan kepada pelanggan sepenuhnya," ujarnya.

Sukardi menjelaskan, tarifnya sangat bervariasi melalui berbagai paket penawaran. Para pelanggan telepon rumah dikenai harga yang terjangkau bahkan bebas abodemen selama satu bulan pertama.

Mengenai pemasangan modemnya, lanjut dia, sama sekali tidak dikenai biaya, namun jika selama tiga bulan pelanggan tidak mengaktifkan fasilitas internet, maka akan ditarik.

Broadband Ready merupakan bentuk inovasi program dari Telkom untuk meningkatan kemampuan layanan telepon menjadi jaringan internet.

Program itu dimaksudkan untuk percepatan migrasi layanan telepon menjadi layanan internet yang sesuai dengan visi pemerintah dalam mencapai Indonesia Broadband pada 2016.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...