Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lima Hari Speedy Ngadat, Ada Apa Ya?

Senin, 25 Juni 2012, 06:06 WIB
Komentar : 0
Pemasangan jaringan serat optik Telkom

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--JAKARTA--Sepekan terakhir ini pelanggan Telkom di perumahan Titian Indah dan Titian Asri, Bekasi mengeluhkan gangguan jaringan di telepon rumah mereka. Tak hanya telepon rumah yang terganggu, akses internet yang menggunakan jaringan telepon rumah juga mengalami gangguan.

'' Hari Rabu, saya melaporkan gangguan itu ke call center 147, baik untuk gangguan telepon rumah maupun Speedy,'' kata seorang pelanggan Telkom. Ia menyebutkan petugas Telkom telah datang untuk melakukan perbaikan.

Namun, kata pelanggan tadi, perbaikan tidak tuntas. ''Saya harus melaporkan lagi kerusakan sampai tiga kali. Namun juga tidak tuntas. Diperbaiki, bisa digunakan lalu terganggu lagi,'' kata Pelanggan tadi.

Ia mengaku bingung, berapa kali harus melaporkan gangguan dan kapan gangguan bisa teratasi. Kerepotan senada dilontarkan pelanggan lain. '' Hampir sepekan Speedy saya terganggu. Saya sudah lapor, tetapi tidak ada perbaikan. Petugasnya hanya melakukan konfirmasi melalui telepon, apakah Speedy bisa digunakan atau belum,'' katanya.

Sejauh ini, tidak ada keterangan resmi dari Telkom Bekasi mengenai gangguan itu. Namun dari petugas Telkom yang melakukan perbaikan diperoleh keterangan bahwa tengah dilakukan migrasi ke jaringan serat optik.

Migrasi inilah yang diduga menimbulkan gangguan. ''Gangguan dialami pelanggan yang menggunakan gardu yang sama,'' kata pelanggan itu menirukan petugas Telkom. Tak disebutkan berapa jumlah pelanggan yang di satu gardu dimaksud.

Redaktur : Taufik Rachman
2.462 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda