Dinilai Rugikan Pengecer Pulsa, Aspindo Desak XL Axiata Hapus Hard Cluster

Wednesday, 22 June 2011, 17:58 WIB
Dinilai Rugikan Pengecer Pulsa, Aspindo Desak XL Axiata Hapus Hard Cluster
Seorang petugas tengah membersihkan billboard XL

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-- Kebijakan hard cluster XL dalam pendistribusian pulsa mengundang reaksi keras Asosiasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo). Mereka mendesak XL menghapus kebijakan hard cluster dan mengancam akan melakukan aksi boikot.

Lebih dari sekadar menghentikan penjualan pulsa, Aspindo juga akan menggiring pelanggan mereka ke operator lain. Aspindo mengklaim memiliki sekitar 3 juta pelanggan.

“Kebijakan hard cluster ini sangat merugikan kami,” ujar Ketua Umum Aspindo, Dwi Lesmana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/6). Kebijakan itu disebutnya telah menimbulkan kerugian pedagang multichip atau server pulsa. Mereka juga mengalami kesulitan mendapatkan stok.

Hard cluster XL berlaku sejak April 2011. Dimana cluster  area penjualan XL sangat ketat, kartu yang diisi harus berada satu area dengan kartu dompul (dompet pulsa).

Satu cluster terdiri dari 2-4 kecamatan. Jika pada awalnya pedagang pulsa bebas menjual dan mengisi pulsa ke mana saja, maka dengan adanya sistem hard cluster,  wilayah cakupan penjualan jadi semakin sempit. Stok juga semakin dibatasi.

Kebijakan tersebut menurut Dwi berakibat pada menurunnya pendapatan para pengusaha server, ”Ini memangkas usaha kami. Anggota yang tergabung dalam Aspindo sebanyak 1000 pengusaha. Adapun yang mengoptimalkan usaha server sekitar 10 ribu pengusaha,”  ugkap Dwi Lesmana.

Penjualan pulsa elektronik di Indonesia mendominasi penjualan pulsa. Diperkirakan   60-70 persen peredaran pulsa menggunakan pulsa elektronik, ketimbang vocer fisik. Sayangnya, bisnis ini belum memiliki payung hukum, memicu multipersepsi dari pihak industri.

“Pihak XL membuat aturan yang tidak memihak pada karakteristik bisnis pulsa elektronik,” kata Sekjen Aspindo, Andry Desuardi. Aspindo mendesak pelaksanaan hard cluster sampai semua pihak siap.  

XL diminta untuk memperluas area penilaian recharge inner cluster  menjadi propinsi, memperbesar toleransi inner cluster menjadi 50 persen.  Pihak Aspindo juga menuntut penghapusan pembatasan alokasi server, dan meminta kepada pihak XL untuk menjamin pemberian stok non H2H (home to home) kepada server non dealer.

Redaktur: taufik rachman
Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Ada lima binatang yang semuanya jahat, yang boleh dibunuh baik di tanah halal maupun haram, yaitu: kalajengking, burung elang, burung gagak, tikus dan anjing galak." Muttafaq Alaihi.(HR Muslim)
Fullspeed, Wednesday, 11 April 2012, 20:02

bagi para semua operator kl mau buat aturan HC, silakan kl memang berani di buat sistemnya kl trx yg di isi di luar kabupatenya gagal dari chip2 dealer seperti mkios, XL, SEV dll. buat sistem aja ga bisa, udah buat aturan. yg di atas slalu di atas, yg dibawah semakin di injak2.

Balas
edi junaedi, Wednesday, 24 August 2011, 07:38

buat gw yang baru mau buka server, juga ikut pusing gara2 xl, semoga ja pelanggan hp bisa pilih operator yang bisa menguntungkan penggunanya

Balas
rangga kurniawan, Thursday, 18 August 2011, 09:14

di jember, jatim, dealer xl saweri gading malah gak mau ngasih stok ke server...
chip gw dicabut, alasannya banyak penjualan outer, janjinya sih mau diganti
tapi udah 3 bulan lebih gak ada kabar. dan ternyata
stoknya di pake buat jualan di servernya saweri gading sendiri...
parah kaan?!?!?!

Balas
Heran, Tuesday, 9 August 2011, 10:43

Kok aneh ya? Kok ribut? Ya jual aja pulsa operator lain klo gak senang ma XL., gak usah ribut sana sini maksa XL ikut mau kalian. Toh yang produksi pulsa XL yg nentuin cara jualnya ya XL dong.

2 Balasan
Andri, Wednesday, 5 October 2011, 09:21

Setuju, dasarnya XL rakus aja. mentang mentang gede trus GEMEDE.... kita tau kok kalo XL itu GEDE dan kita yang cuma pebisnis KECIL cuma mainannya KALIAN doank., tapi kalau kami semua mau turun tangan,,, siapa yang akan bankrut???

rangga kurniawan, Thursday, 18 August 2011, 09:15

nah... ni pasti orang XL
sok banget luh

villius, Thursday, 23 June 2011, 21:22

sekedar masukan http://www.kppu.go.id/docs/UU/UU_No.5.pdf

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...