Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Telkomsel Operasikan Grapari 24 Jam

Tuesday, 01 March 2011, 21:34 WIB
Komentar : 0
Telkomsel
Peresmian Grapari 24 Jam
Peresmian Grapari 24 Jam

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Telkomsel mengoperasikan Grapari 24/7, yakni Grapari yang memberikan layanan 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu. Grapari 24/7 pertama dikembangkan di Grapari Wisma Alila, Jakarta Barat.

Pengoperasian Grapari 24/7 dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno, Selasa (1/3) malam. Pengoperasian grapari yang beroperasi 24 jam penuh, kata Sarwoto, merupakan upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

''Kami menyadari mobilitas yang tinggi pelanggan di Jabodetabek menyebabkan adanya kebutuhan untuk mendapatkan pelayanan di malam hari atau di luar hari kerja,'' kata Sarwoto. Bertolak dari kebutuhan itu, dikembangkan Grapari 24 jam.

Grapari ini diharapkan mampu memberikan layanan kepada pelanggan di Jakarta dan sekitarnya. Di Jabodetabek, Telkomsel memiliki 8 Grapari dan 39 gerai Halo. Dari sekitar  16 juta pelanggan di Jabodetabek, terdapat sekitar 700 ribu pelanggan Kartu Halo.

Apa yang disampaikan Sarwoto, tampaknya memang sesuai dengan kondisi yang ada. Belum juga dioperasikan, sejumlah pelanggan telah memanfaatkan layanan. Diantara mereka terdapat warga Jakarta yang akan menumpang kereta api ke Surabaya, serta seorang pejabat pemerintah yang berkantor di dekat lokasi Grapari.

Grapari Wisma Alila berada di belakang Kedubes AS. Lokasinya di kawasan Gambar menjadikan Grapari ini cukup strategis, karena berada di dekat pusat pemerintahan serta pusat kegiatan masyarakat di malam hari.

Lebih dari sekadar menambah jam kerja pelayanan, Sarwoto menyatakan pihaknya tengah mengembangkan konsep customer experience di Grapari. '' Kita tengah mengembangan layanan yang berorientasi kepada pengalaman pelanggan,'' kata Sarwoto.

Customer experience disebutnya juga dibutuhkan pelanggan saat ini. Ia mengingatkan bahwa pelanggan datang ke Grapari bukan untuk mendapatkan pelayanan seperti ganti kartu atau membayar tagihan. ''Banyak pelanggan yang menanyakan soal ponsel, ke depan mereka akan berkonsultasi mengenai konten dan aplikasi. Hal inilah yang kami antisipasi,'' paparnya.

Redaktur : taufik rachman
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...