Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ditemukan, Planet dengan 4 Bintang

Rabu, 17 Oktober 2012, 06:06 WIB
Komentar : 0
Tata surya

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tim peneliti internasional menemukan satu planet yang langitnya diterangi oleh empat bintang. Peneliti dari University of Oxford mengatakan dalam satu pernyataan, Senin (15/10), para ahli astronominya bergabung dengan tim tersebut untuk mengidentifikasi planet yang disebut PH1.

Planet tersebut berada 5.000 tahun cahaya di Konstelasi Cygnus. Menurut keterangannya, planet tersebut mengorbit satu pasang bintang, dan pada gilirannya memiliki pasangan kedua bintang yang bergerak mengelilinginya yang mirip empat Matahari yang menerangi langitnya.

Meskipun sistem bintang ganda dengan dua pasang bintang tidak umum dari ribuan planet yang ditemukan di luar Sistem Tata Surya, peneliti sepakat, hanya enam yang telah ditemukan mengorbit bintang ganda. Tak satu pun dari semua itu diketahui memiliki pasangan lain bintang yang mengelilinginya.

Planet yang baru ditemukan itu adalah yang ketujuh yang ditemukan mengorbit bintang ganda. Penemuan inilah yang pertama kali atas planet dengan empat bintang. Bagaimana sistem empat bintang bisa tetap cukup stabil dan tidak tercabik, menurut laporan Xinhua, Selasa (16/10), masih misteri.

"Menakjubkan untuk berusaha dan membayangkan apa rasanya untuk mengunjungi satu planet dengan empat Matahari di Langit, tapi dunia baru ini membuat ahli astronomi memusatkan perhatian, tidak jelas sama sekali bagaimana itu terbentuk," kata Dr Chris Lintott dari Oxford University.

Planet PH1 diduga sebagai "raksasa gas" yang agak lebih besar dibandingkan dengan Neptunus tapi lebih enam kali ukurannya dalam radius Bumi. Planet tersebut ditemukan oleh dua relawan AS yang menggunakan jejaring Planethunters.org. Tim ahli astronomi profesional kemudian mengonfirmasi temuan itu dengan menggunakan teleskop Keck di Mauna Kea, Hawaii.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
2.574 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda