Thursday, 11 Sya'ban 1434 / 20 June 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bosan Tinggal di Bumi? Saturnus Bisa Dilirik, Ada Oksigen di Sana

Friday, 09 March 2012, 07:33 WIB
Komentar : 0
www.tivas.org.uk
Planet Saturnus
Planet Saturnus

REPUBLIKA.CO.ID, Badan antariksa Amerika, NASA, mengatakan penemuan molekul oksigen baru-baru ini sekeliling satu dari bulan Saturnus, Dione, memberi indikasi unsur itu umum terdapat dalam sistem planet bergelang itu dan menunjukkan kemungkinan unsur tersebut dapat dihasilkan melalui proses yang tidak melibatkan mahluk hidup.

 

NASA mengatakan pesawat antariksa robot Cassini, yang mengorbit Saturnus, mendeteksi sejumlah sangat kecil ion molekul oksigen.

Para ilmuwan Cassini mengatakan satelit yang ditutupi es itu mempunyai atmosfir netral yang sangat tipis, yang disebut exosphere, yang densitasnya sama dengan atmosfir pada ketinggian 480 kilometer di atas permukaan Bumi. Dalam udara Dione yang renggang itu, Cassini menemukan hanya satu molekul oksigen dalam ruang setiap 11 sentimeter kubik.

Penemuan Cassini itu memberi indikasi molekul oksigen tersebut dihasilkan dari permukaan es-air bulan planet Saturnus yang kecil itu ketika permukaan bulan itu dibombardir dengan photon sinar matahari atau partikel yang lebih kecil dari atom yang biasa melintas di antariksa.

Para ilmuwan NASA mengatakan mereka akan terus mencari proses geologi dan lain-lain yang juga mungkin menghasilkan oksigen tersebut. Tahun 2010, pesawat pengorbit NASA itu mendeteksi exosphere tipis serupa, yang juga mempunyai sedikit oksigen, sekeliling Rhea, satu lagi dari lebih 60 bulan planet Saturnus.

Laporan mengenai penemuan oksigen di Dione oleh pesawat Cassini itu dimuat dalam jurnal “Geophysical Research Letters.” Pesawat antariksa Cassini telah mengorbit Saturnus sejak tahun 2004.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : voanews
6.292 reads
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Sari Wednesday, 14 March 2012, 15:08
jangan kan pindah k planet lain.., pindah k daerah lain aja harus mikir 1000 x . Gkgkgkgk
  vicell Monday, 12 March 2012, 13:45
Yang cocok tinggal di sana adalah amerika dan israel...karena 2 negara ini perusak alam dan bumi ini....mari kita bersatu untuk mengusir amerika dan israel dari muka bumi ini.....
  den oejo Friday, 9 March 2012, 09:37
Belakangan lg santer bgtz ya pemberitaan ttg tata surya+kehidupan. Allahu Akbar, dunia ini sprt sdg dihadapkan pada tantangan jaman, can humans respond to the challenges ??
  nurim Friday, 9 March 2012, 09:18
Tinggal di bumi saja yang oksigennya berlimpah banyak tantangannya, apalagi di saturnus yang untuk bernafas saja susah. Tak terbayang betapa berat tantangannya kalau harus tinggal disana.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Gerakan Dakwah Islam di Negeri Sombrero
MEXICO CITY--Populasi Muslim Meksiko terbilang paling sedikit diantara negara latin lainnya. Namun, semangat berislam Muslim Meksiko begitu luar biasa. Sejak pertengah...
Content x