Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sering Gunakan Otak Kiri Artinya Suka Menabung, Bagaimana jika Otak Kanan?

Rabu, 26 Mei 2010, 04:21 WIB
Komentar : 0
corbis
ilustrasi
ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Tahukah Anda jika selama ini kesulitan untuk menabung, bisa jadi hal itu terkait dengan cara kerja otak. Sebuah studi menunjukkan, kemampuan seseorang untuk menabung ternyata ditentukan dari otak bagian mana yang lebih sering Anda gunakan.

Peneliti menemukan, orang-orang yang seringkali menggunakan belahan otak kanan yang menentukan kreativitas, lebih mengutamakan sikap "hidup untuk hari ini", menggunakan kartu kredit seenaknya dan tanpa tabungan.

Namun, para pemikir yang sering menggunakan bagian otak kiri yang menentukan sisi logis, lebih efektif mengatur keuangan mereka.

Studi yang didanai oleh First Direct dan dilakukan oleh Hertfordshire University itu dipimpin oleh seorang Psikolog, Professor Karen Pine.

Profesor Pine mengawali penelitiannya yang di kompilasi dengan peneliti asal Amerika Serikat, dengan mengajukan permainan asah otak kepada 500 partisipan dewasa.

Pine kemudian memeriksa jawaban dan menemukan hanya satu dari tiga orang yang menjawab degan benar. Sebagian besar merupakan refleksi dari otak sisi kiri yang menggunakan logika.

Sebagian lagi menjawab salah karena menggunakan intuisi, yang seringkali dilakukan orang dengan menggunakan otak kanan.

Ketika partisipan yang menjawab salah dimintai keternagan mengenai situasi keuangan, sebagian memiliki tabungan yang sedikit, tagihan kartu kredit dan sangat sedikit pengetahuan mengenai pengaturan uang.

Profesor Pine yang juga penulis dari buku "Sheconomics" mengatakan, orang yang reaktif cenderung menjawab dengan hal pertama yang terlintas di kepala.

"Mereka adalah tipe orang yang hidup untuk saat ini dan menghindari usaha yang bermanfaat jangka panjang. Bisa dikaitkan dengan tak mampu menjalankan manajemen keuangan, serta membayar kartu kredit dengan tagihan minimum," tuturnya.

Jenis orang yang mengandalkan intuisi mungkin merasa tidak puas dengan bank yang mereka gunakan, tapi tidak mengubahnya. "Hal itu tidak masuk akal mengingat  banyaknya pilihan saat ini," ujar Profesor Pine.

Laporan penelitian juga menunjukkan, 43 persen dari orang yang mengandalkan intuisi menggunakan bank yang sama sejak dari bangku sekolah. Bahkan, sebagian berada di bank yang sama selama 30 tahun atau lebih.

Jason Sharpe dari Customer Service and Sales Director di First Direct mengatakan, dengan bunga rata-rata yang sangat rendah beberapa tahun terakhir, sangat penting untuk Anda mengedepankan sisi keuangan dan memastikan pelayanan dan kompensasi yang mereka terima adalah yang terbaik.

Redaktur : Ririn Sjafriani
Sumber : dailymail.co.uk
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hasyim Muzadi: Pilkada oleh DPRD Bisa Timbulkan Polusi Pemikiran
 JAKARTA -- Mantan Ketua Umum NU, Hasyim Muzadi menilai disahkannya pemilihan kepala daerah oleh DPRD disinyalir mampu menurunkan kredibilitas kepala daerah. Selain itu diberikannya...