Sabtu, 8 Jumadil Akhir 1439 / 24 Februari 2018

Sabtu, 8 Jumadil Akhir 1439 / 24 Februari 2018

Robot Ikan Tunjukkan Cara Vertebrata Laut Hadapi Tekanan

Senin 08 Januari 2018 07:56 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Winda Destiana Putri

 snailfish.

snailfish.

Foto: Mashable

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Dengan bantuan robot ikan, para saintis dapat melihat cara vertebrata laut dalam mengatasi tekanan air di kedalaman. Di kedalaman laut semacam itu, ada satu famili ikan yang dapat hidup dan mereka biasa disebut snailfish.

''Ini seperti diinjak gajah,'' kata ekolog laut dalam Friday Harbor Labs University of Washington, Mackenzie Gerringer, menggambarkan tekanan air dalam laut di kedalaman delapan kilometer.

Yang membuat ikan itu tetap hidup, kata Gerringer adalah kemampuan tubuhnya memberi dorongan ke luar sehingga tahan terhadap tekanan. Gerringer menemukan ikan ini pada 2014 di Palung Mariana, Guam di Samudera Pasifik barat. Pada 28 November 2014, ikan temuan mereka ini dideskripsikan dan dinamai Pseudoliparis swerei serta dipublikasikan di jurnal Zootaxa, demikian dilansir Science News awal pekan ini.

Untuk menangkap spesimen ini, Gerringer dan timnya menggunakan perangkap khusus. Mereka membuat perangkap dari sebuah kotak yang diberi pemberat dan umpan. Butuh waktu empat jam untuk menenggelamkan perangkap itu.

Untuk hewan yang hidup di kedalaman perairan bertekanan tinggi, tampilan snailfish tidak terlalu besar dan nampak memiliki bagian tubuh menyolok. ''Kita bahkan bisa melihat otak ikan itu,'' kata Gerringer.

Otot dan tulang yang padat membuat snailfish mampu mengatur daya apung dan menghemat energi. Ikan ini juga tidak memiliki kantung udara, namun memiliki organ penyimpan air yang lebih ringan dari otot dan tulang namun tahan tekanan. Organ ini juga yang membantu snailfish bergerak lebih efisien.

Untuk menguji hipotesis itu, Gerringer dan timnya membuat model robot snailfish. Saat diuji coba, robot ini nampak berjuang keras melawan tekanan air. Karena sebagian besar organ penyimpan air itu tersusun dari air, sehingga hewan-hewan yang hidup di laut dalam memiliki organ serupa itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA