Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Chipset 'ReefShark' Nokia Siap Pakai Dukung Performa 5G

Sabtu 10 February 2018 11:35 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Winda Destiana Putri

Chipset Nokia Reefshark

Chipset Nokia Reefshark

Foto: Dok: Nokia
Chipset bernama 'ReefShark' tersebut memanfaatkan teknologi silikon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Babak jaringan 5G siap dimulai. Nokia mulai memperkokoh diri dengan menciptakan chipset khusus demi mendukung jaringan super cepat 5G.

Chipset bernama 'ReefShark' tersebut memanfaatkan teknologi silikon sehingga mampu mengurangi biaya, ukuran, dan konsumsi daya jaringan operator. Dengan demikian ReefShark sudah memenuhi persyaratan besar dari komputasi dan radio 5G.

"Penggabungan ReefShark ke jaringan kami akan menciptakan peningkatan kinerja jaringan lebih besar," ujar Chief Technology Officer (CTO) Nokia Mobile Networks and Head Research & Development (R&D) Foundation Henri Tervonen dalam sebuah keterangan resmi tertulis, beberapa waktu lalu. Chipset merupakan kolaborasi antara Artificial Intelligence (AI) Nokia Bell Labs, dan teknologi Nokia lainnya.

 

ReefShark merupakan silikon yang dikembangkan Nokia di beberapa tempat, yakni Oulu, Espoo, Tampare, Finlandia, dan California. Chipset untuk unit frekuensi radio (RF) digunakan pada antena sehingga bisa meningkatkan kinerja secara signifikan. Kemampuan tersebut bisa mengurangi separuh dari ukuran antena massive MIMO. Chipset juga dirancang mengurangi konsumsi daya unit baseband hingga 64 persen apabila dibadingkan dengan unit saat ini.

 

Kecerdasan buatan dalam jaringan 5G memberikan kemampuan pemantauan secara real time dan optimalisasi radio. Kemudian AI juga memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik, seperti network slicing sehingga bisa memenuhi kebutuhan fasilitas dalam menunjang aktivitas bisnis. Nokia juga mengembangkan teknologi perangkat lunak antarmuka dan toolkit, yakni aplikasi machine learning di dalam jaringan. Saat ini ReefShark sudah dipakai 30 operator, dan akan terus bertambah pada kuartal ke tiga 2018.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA