Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Peretas Komputer Korsel Diduga dari Cina

Kamis, 21 Maret 2013, 11:12 WIB
Komentar : 0
PC World
Peretasan. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Serangan cyber yang melumpuhkan jaringan komputer bank dan siaran radio Korea Selatan diduga berasal dari Cina.

Hal ini setelah alamat internet (IP Address) peretas diketahui berasal dari Negeri Tirai Bambu. Otoritas Korsel belum dapat mengonfirmasi identitas peretas tersebut. Regulator telecom setempat mengatakan peretas menggunakan alamat Cina untuk menanamkan kode rumit yang melumpuhkan jaringan di enam lembaga Korsel, Rabu (20/3).

Korsel melanjutkan investigasi asal peretas tersebut. Sebelumnya, Korea Utara disalahkan untuk serangan siber yang terjadi pada 2009 dan 2011.

"Peretas yang belum teridentifikasi menggunakan alamat Cina untuk menjangkau server dari enam organisasi dan menanamkan malware yang melumpuhkan komputer," ujar pejabat komunikasi Korsel, Park Jae-moon dilansir BBC.

Menurutnya, otoritas masih berjuang untuk melacak asal serangan. Mereka menekankan IP Address tidak membuka siapa yang berada di balik serangan tersebut. Hal ini karena peretas bisa menyerang melalui sebuah alamat meski berada di negara lain untuk menghapus identitas.

Ahli inteligen percaya Korut secara rutin menggunakan komputer Cina untuk menyembunyikan serangan siber. Komisi Komunikasi Korea mengatakan serangan ke enam lembaga tersebut berasal dari satu entitas.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Karta Raharja Ucu
811 reads
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...