Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bahas Ancaman Siber, Obama Panggil Belasan CEO

Kamis, 14 Maret 2013, 08:40 WIB
Komentar : 0
AP Photo/Carolyn Kaster
Presiden AS Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Para bos perusahaan pertahanan, teknologi, energi dan perbankan berkata kepada Presiden Barack Obama bahwa mereka sepakat bahwa serangan siber menjadi ancaman keamanan tertinggi dan mengharapkan pencerahan pemerintah dalam menjawab tantangan itu.

Obama dan para penasehat keamanan utamanya bertemu dengan para CEO 13 perusahaan di Ruang Situasi Gedung Putih untuk membincangkan bagaimana pemerintah dan sektor swasta meningkatkan keamanan siber AS, termasuk perlunya legislasi perihal ini yang digagalkan kongres tahun lalu.

"Saya kira kami semua sepakat --termasuk pemerintahan ini dan presiden-- bahwa kami ingin sentuhan dari pemerintah mengenai soal ini," kata David Cote dari Honeywell International kepada CNBC, usai pertemuan itu, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (14/3).

Pertemuan di Gedung Putih itu diadakan sehari setelah para pemimpin dinas intelijen AS mengakui untuk pertama kalinya bahwa serangan siber dan spionase siber menyamai terorisme dalam tingkat ancaman keamanan utama bagi AS.

Di antara yang bertemu adalah Randall Stephenson dari AT&T, Wes Bush dari Northrop Grumman, Rex Tillerson wakil Exxon Mobil, Jamie Dimon dari JPMorgan Chase & Co, Brian Moynihan dari Bank of America, dan Nicholas Akins dari American Electric Power Co..

"Ancaman itu nyata...ada satu ancaman yang konsisten dan terus menerus yang perlu kita prihatinkan sebagai negara," kata Cote


Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
1.039 reads
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...