Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

5 Cara Hindari Kejahatan 'Cyber'

Jumat, 08 Februari 2013, 08:16 WIB
Komentar : 0
AP
Polisi menggelandan ratusan warga Cina tersangka penipuan keuangan di Internet ke truk tahanan.

REPUBLIKA.CO.ID, Dunia cyber rentan dengan berbagai aksi kriminal. Bagi pengguna komputer atau perangkat mobile yang kurang memperhatikan ini, sudah dipastikan bakal mudah menjadi korban. Lalu, bagaimana cara meredam resiko selama berselancar di dunia maya?

 

Berikut ini, Microsoft membagi tips praktis  bagi kamu pengguna internet tanpa harus khawatir menjadi korban kejahatan dunia online:

1. Kunci komputer serta berbagai akun dengan password yang kuat, serta PIN empat digit yang unik pada telepon seluler.

2. Jangan lakukan transaksi online seperti pembayaran tagihan, transaksi bank, belanja, atau kegiatan penting lainnya melalui perangkat komputer miliki umu atau dari laptop dan ponsel melalui jaringan Wi-Fi yang terbuka untuk umum, semisal hotspot.

3. Lebih hati-hati terhadap pesan atau e-mail yang mencurigakan. Caranya dengan menghindari berbagai tawaran yang tampak berlebihan dan waspadai pengirimnya, sekalipun pesan tersebut tampak seolah-olah berasal dari seseorang atau sumber yang dikenal atau dipercaya.

4. Pastikan website yang dikunjungi aman dan tepercaya sebelum memasukkan data yang seksitif. Periksa kembali petunjuk enkripsi, misalnya alamat web dengan 'https' atau logo gembok terkunci di sudut kanan tampilan situs.

5. Jangan berikan alamat e-mail utama atau instant messaging kepada orang tak dikenal atau lembaga yang tidak diketahui reputasinya. Hindari menampilkan data tersebut dari laman jejaring sosial atau direktori internet. Langkah ini juga bisa jadi cara mengurangi spam dari inbox.

 

Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Sumber : jeruknipis
1.580 reads
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...