Friday, 5 Syawwal 1435 / 01 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Di Dunia Maya Anak Muda Lebih Kritis?

Thursday, 12 July 2012, 16:01 WIB
Komentar : 1
Twitter
Twitter

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR--Sebagian besar generasi muda di Bali cenderung hanya berani lebih kritis menyampaikan kritikan terhadap isu sosial yang berkembang melalui dunia maya.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Udayana Ni Made Ras Amanda mengatakan hal itu saat menanggapi hasil survei pengguna internet di Pulau Dewata yang dilakukan oleh Sloka Institute, di Denpasar, Kamis.

"Dari hasil survei tersebut ada hal yang menarik, yakni tentang tumbuhnya generasi baru di Bali melek interne dan kritis terhadap isu aktual namun mereka cenderung apatis," katanya.
Dia menjelaskan, generasi baru yang mayoritas berumur muda itu hanya menyampaikan kritik di dunia maya tapi tidak ada tindakan nyata.

Menurut Amanda, penyebabnya ada beberapa hal sehingga mereka memilih berbicara di dunia maya saja melalui akun jejaring sosial, seperti facebook atau twitter. "Kemungkinan mereka itu sudah tidak percaya lagi dengan sistem yang ada atau memang benar-benar sudah apatis," ucapnya menandaskan.

Amanda mengatakan, hal itu menunjukkan jika generasi baru tersebut memiliki rasa keengganan untuk berpartisipasi aktif karena mereka sebagian besar umurnya masih muda.

Selain hal tersebut, tambah dia, ada lain yang menjadi sorotan dirinya, yakni para pengguna internet itu didominasi kaum muda.

Hal itu dapat dibuktikan dengan rata-rata pengeluaran pengguna internet dalam melakukan akses tersebut yakni sebesar Rp 100ribu.

Pengguna dengan pengeluaran sebesar itu sebanyak 48,7 persen dari jumlah responden survei seluruhnya sebanyak 401 orang.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Dubes Paraguay, Didampingi Istri Tercinta Temukan Indahnya Islam
 JAKARTA -- Duta besar Paraguay untuk ASEAN, Caesar Esteban Grillon Conigliaro telah memeluk agama Islam tahun 2013 lalu. Ada cerita menarik sebelum Ia memantapkan...