Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menkominfo: Manfaatkanlah Aduan Konten Porno

Selasa, 22 Mei 2012, 21:48 WIB
Komentar : 12
yigidrip.wordpress.com
Stop pornografi, ilustrasi
Stop pornografi, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring meminta masyarakat memanfaatkan web aduan konten porno milik Kominfo, agar situs berisi pornografi tersebut bisa diblok.

"Masyarakat silahkan adukan bila temukan konten porno masih dapat diakses dengan mudah ke aduankonten@depkominfo.go.id," kata Tifatul Sembiring di Manado, Selasa seperti dilansir kantor berita Antara.

Tifatul mengatakan konten porno yang dilaporkan ke web aduan konten tersebut akan diblok sehingga tidak bisa lagi diakses masyarakat.

Guna melakukan blokir konten porno, kata Tifatul, Kominfo terus meningkatkan teknologinya agar dapat melakukan lebih banyak pemblokiran konten porno.

"Kominfo sebetulnya hanya melakukan pemblokiran sebagian saja, yang dapat melakukan blokir semua konten porno adalah operator IT, karena itu minta agar seluruh operator yang ada melakukan tindakan tegas terhadap konten berisi pornografi," kata Tifatul.

Sejak kebijakan pemblokiran situs porno dilakukan pemerintah, kata Tifatul maka konten berisi pornografi semakin berkurang.

"Kalau sekarang menjadi film atau video pornografi sudah sulit mengaksesnya, kalau foto porno memang belum terlalu optimal, tetapi ke depan akan terus kita tingkatkan," kata Tifatul. Dalam hitungan kominfo, untuk film porno sudah sekitar 92 persen yang dapat diblokir.

"Hitungan 92 persen tersebut berdasarkan top rank situs porno yang ada di dunia berkisar 100 konten," kata Tifatul.

Sementara keseluruhan situs, kata Tifatul sudah lebih satu juta yang situs porno yang berhasil diblokir, jumlah tersebut memang masih kecil dibandingkan seluruh situs yang berada di dunia sekitar 6,5 miliar situs.

Tetapi secara bertahap, Kominfo akan terus meningkatkan pemblokiran situs porno meningkat dari hari ke hari.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Warna Tajam' Pesona Khas Batik Madura
Madura -- Tak hanya dikenala sebagai penghasil garam, ternyata Madura juga memiliki batik yang mempesona. Salah satu perajin batik, Siti Maimona mengatakan warna...