Thursday, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

SMS Tanpa Mengetik, Cobalah Yooi

Saturday, 15 September 2012, 16:03 WIB
Komentar : 1
Antara
SMS, ilustrasi
SMS, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pengembang aplikasi asal Bandung, Jawa Barat, telah membuat sebuah aplikasi ponsel yang memungkinkan penggunanya bisa berkomunikasi sms maupun panggilan telepon tanpa harus menyentuh perangkat.

Dengan kemampuannya itu, Yooi, akan sangat membantu bagi pengguna yang tengah mengemudikan mobil karena sms dapat dilakukan hanya dengan perintah suara.

Sepintas, aplikasi itu mirip dengan teknologi pengenal suara Apple iPhone Siri. Perbedaanya, iPhone Siri harus tetap terhubung online ke server Apple sedangkan aplikasi Yooi langsung tertanam pada perangkat.

"Kalau Siri membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk merespon perintah karena harus terhubung ke Internet dan itu belum kalau sinyalnya jelek. Tapi, aplikasi ini hanya butuh 10 detik untuk merespon perintah tanpa terhubung ke Internet," kata Kepala Pengemang Aplikasi Yooi, Suyanto, ketika berpartisipasi dalam Indonesia ICT Award (INAICTA) 2012 di Jakarta pada Jumat (14/9).

Suyanto mengatakan aplikasi lokal itu dapat meminimalisir gangguan-gangguan ketika kita sedang berkendara atau sedang rapat. Uniknya, aplikasi memuat kosakata bahasa daerah seperti bahasa Sunda, Jawa, Batak, Tegal dan Betawi selain bahasa utama Indonesia.

Suyato memperagakan, "Anda tidak perlu repot-repot mengetik, cukup dekatkan ponsel pintar ke mulut anda dan ucapkan 'maaf saya sedang di jalan, nanti saya hubungi kembali atau saya sedang rapat'. Lalu anda bilang kirim ke nama yang dituju misal Budi. Maka pesan secara otomatis akan tertulis di layar pesan teks dan langsung terkirim ke Budi."

"Aplikasi ini dapat meminimalisir gangguan-gangguan yang menggangu fokus ketika sedang berkendara mobil," kata Dosen jurusan Artificial Intellegence di STT Telkom, Bandung Sayangnya, aplikasi itu baru menyimpan sekitar seribu kosakata yang hanya bersifat darurat seperti ketika mengemudi mobil atau berada di dalam rapat. Untuk saat ini, belum dapat digunakan untuk mengetik pesan atau catatan yang terdiri dari banyak kata.

"Untuk saat ini memang masih terbatas ketersediaan kosakatanya tapi kami masih akan terus mengembangkan. Para pengguna bisa menambahkan sendiri kata-kata yang diinginkannya. Aplikasi ini tidak menyediakan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, asli Indonesia," katanya.

"Untuk penambahan perbendaharaan kosakata daerah, kami akan menggandeng komunitas kedaerahan untuk bersedia memasukan kosakata daerahnya ke database aplikasi ini," katanya.

Meskipun demikian, aplikasi ini bisa menangkap perintah di tempat yang bising sekali dan mengatur kecepatan suara. Untuk mendapatkan aplikasi itu, anda bisa mengunduhnya di Google Play.

"Kata Yooi diambil dari kata-kata yang umum digunakan masyarakat yang berarti iya," kata Jeffry Adityatama, salah satu staf pengembang.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...