Friday, 28 Ramadhan 1435 / 25 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Samsung Emoh Beli Lisensi BlackBerry

Friday, 10 August 2012, 02:15 WIB
Komentar : 0
Samsung
Samsung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Produsen perangkat elektronika asal Korea Selatan, Samsung Electronics Corporation, menyebut tidak mempertimbangkan untuk membeli lisensi BlackBerry dari Research In Motion (RIM).

Reuters menyebut kelangkaan dukungan dari mitra potensial seperti Samsung berarti masalah tambahan bagi RIM yang sedang mencari berbagai opsi untuk berbalik posisinya dalam kompetisi bisnis.

Saham RIM tumbuh lebih dari lima persen pada Rabu, waktu AS, setelah sejumlah analis berpengaruh mengatakan RIM mungkin akan memberikan lisensi BlackBerry 10 ke Samsung.

"RIM telah kehilangan inisiatifnya di pasar ponsel pintar dan apa yang tersisa tidak tampak menarik bagi Samsung," kata Analis Meritz Securities Lee Sei-cheol seperti dikutip Reuters.

Lee mengatakan, "Mereka (RIM) harus mempunyai kelompok paten produk, yang mungkin menjadi aset menarik bagi pembeli potensial,"

Strategi Samsung untuk memproduksi ponsel dengan berbagai platform, Android dan Windows, telah memunculkan spekulasi produsen itu akan membeli lisensi sistem BlackBerry. 

Strategi itu dipakai Samsung guna memperkuat posisinya melawan Apple dan membedakan dengan Google yang telah mempunyai bisnis produksi ponsel setelah mengakuisisi Motorola Mobility. 

RIM berencana menggunakan sistem operasi terbarunya, yang disebut BB10, dalam jajaran baru BlackBerry yang akan diluncurkan awal 2013. 

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar