Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Dia Jurus 'Ogah Mati Gaya' Ala Nokia

Friday, 15 June 2012, 05:03 WIB
Komentar : 1
letsgodigital.org
Nokia Asha 202
Nokia Asha 202

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG---Produk terbaru Nokia Asha 202 "Ogah Mati Gaya" diluncurkan di Malang, Jawa Timur, karena kota itu dinilai potensial menjadi tujuan anak muda dari berbagai komunitas.

 

Marketing Manajer Nokia Indonesia Bagus Erlangga mengatakan, Nokia terbaru yang berbentuk slim dengan dual SIM "easy swap" serta layar sentuh itu memang menyasar komunitas anak muda di Malang.

"Selama peluncuran di salah satu mal mulai Jumat (15/6) hingga Ahad (17/6), kami berharap bisa terjual sebanyak-banyaknya. Paling tidak 500 anak muda bisa kita gaet untuk bertransaksi," ujarnya.

Apalagi, katanya, harga Nokia Asha 202 itu sangat terjangkau oleh kantong anak-anak muda dan yang berjiwa muda, yakni Rp 830 ribu sudah, termasuk 40 games yang bisa diunduh secara gratis serta berbagai macam layanan serta "fitur browsing".

Bagus mengaku, 40 games (permainan) yang bisa diunduh secara gratis dari Electronic Arts (EA) itu, sebenarnya senilai Rp 450 ribu.

Ia mengemukakan, Kota Malang menjadi tujuan pertama peluncuran produk terbaru tersebut di Jatim, karena selain menjadi "jujukan" anak-anak muda, Kota Malang juga memiliki banyak komunitas anak muda, sehingga cocok untuk Nokia Asha 202.

Namun demikian, lanjutnya, bukan berarti hanya anak muda yang "pantas" menggunakan Nokia Asha 202, sebab kaum perempuan atau ibu-ibu muda pun juga cocok, mengingat banyak informasi yang bisa diperoleh dari perangkat telepon seluler tersebut, seperti nokia life info wanita, informasi pertanian maupun pendidikan.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...