Tuesday, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 January 2018

Tuesday, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 January 2018

Honda Tampilkan Teknologi Robot dan AI di CES

Kamis 11 January 2018 11:11 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Winda Destiana Putri

Honda

Honda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Honda memperkenalkan berbagai fungsi, dan desain robot serta Artificial Intelligence (AI) di ajang International Consumer Electronics Show 2018 (CES) pada 9-12 Januari 2018 di Las Vegas, Amerika Serikat. Dikembangkan dengan konsep Empower, Experience, Empathy (3E), display Honda memaparkan visi di mana teknologi robot, dan AI dapat membantu manusia dalam berbagai situasi.

Prinsip 3E yang dianut dalam pembuatan robot konsep adalah bagian dari fokus utama Honda di CES 2018, yaitu robotika, mobilitas dan manajemen energi. Honda bertujuan meningkatkan aspek-aspek tersebut melalui kerjasama dengan rekan yang memiliki kesamaan visi dalam membangun teknologi.

Di CES 2018, Honda juga mendirikan booth Mobile Power Pack World yang menampilkan beragam alat bertenaga baterai yang dapat diganti dan diisi ulang, serta exchanger system yang memudahkan penyimpanan untuk suplai listrik berlebih.

Baca juga: Ford Skuter Listrik Segera Memulai Debut di CES

"Kita telah memasuki era di mana robot akan menjadi esensial di keseharian kita, dan robot memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia," kata President & CEO Honda R&D Yoshiyuki Matsumoto dalam keterangannya kepada Republika, Rabu (10/1).

Adapun Empower menggambarkan sebuah konsep di mana robot, dan manusia dapat bekerjasama dengan memperkuat kelebihan masing-masing. Honda mendemonstrasikan ide ini melalui 3E-D18, sebuah robot otonom dengan teknologi AI yang dilengkapi dengan drivetrain bertenaga listrik, dan dapat membantu berbagai aktivitas manusia seperti Search and Rescue (SAR), pemadam kebakaran, konstruksi, agrikultur dan pekerjaan rumah tangga.

Selain itu, Honda juga menampilkan 3E-B18. Dengan perangkat tambahan, robot 3E-B18 dapat digunakan sebagai kereta barang. Ukuran yang kompak memungkinkan alat ini untuk melakukan navigasi di tempat sempit, dilengkapi dengan ketinggian kursi yang dapat diatur saat mengendarainya di jalan menanjak atau menurun.

Kemudian Experience menggambarkan sebuah ide di mana manusia, dan robot dapat bertumbuh bersama melalui interaksi satu sama lain. Konsep ini didemonstrasikan kedalam robot 3E-C18, sebuah robot elektrik berukuran kecil yang dibuat sebagai platform mobile yang mendukung aktivitas manusia.

Platform yang dilengkapi AI dapat belajar dengan mengobservasi bagaimana orang-orang berinteraksi, serta beroperasi secara otonom. Sedangkan platform yang berbentuk kereta dapat berfungsi sebagai pembawa barang, yang dilengkapi sebuah kanopi, dan memiliki fungsi setir.

Lalu Empathy menggambarkan konsep di mana robot dapat memiliki empati saat melakukan kegiatan bersama manusia. Untuk mewujudkan konsep ini, Honda telah mengaplikasikan AI kedalam robot 3E-A18 yang dapat menjadi pemandu di beberapa tempat seperti bandara dan pusat perbelanjaan, serta memiliki kemampuan untuk memberikan informasi, dan memiliki kepedulian terhadap kebutuhan individu, dan kelompok melalui analisa terhadap ekspresi wajah, dan lingkungan di sekitarnya.

Pada pameran Mobile Power Pack World, Honda memaparkan bagaimana sumber energi terbarukan dapat diaplikasikan ke dalam berbagai peralatan. Untuk menghindari kelebihan suplai listrik yang terbuang sia-sia, Honda menciptakan Honda Mobile Power Pack untuk menyimpan suplai listrik berlebih kedalam baterai portabel.

Alat ini dapat diganti, dan diisi ulang sehingga dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk beragam situasi. Setiap Honda Mobile Power Pack memiliki output sebesar 1 kWh atau lebih, dan beberapa buah Power Pack dapat digunakan secara serentak sebagai sumber energi untuk kendaraan listrik berukuran kecil.

Selain itu, Honda menampilkan Mobile Power Pack Charge & Supply Expandable Concept, yang dapat digunakan sebagai sumber listrik didalam rumah yang mengakomodasi banyak alat elektronik. Mobile Power Pack dapat berkomunikasi dengan perangkat lain serta mengumpulkan data mengenai bagaimana alat tersebut digunakan, kemudian mengirimkan data tersebut ke perangkat lain saat sedang melakukan pengisian daya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA