Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menperin: Foxconn Mencari Mitra Lokal

Senin, 30 Juli 2012, 23:17 WIB
Komentar : 2
European Pressphoto Agency
Foxconn
Foxconn

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan perusahaan asal Taiwan Foxconn sedang mencari mitra lokal untuk dijadikan mitra kerja sama dalam memproduksi komponen elektronik.

"Foxconn membutuhkan partner yang punya 'local brand' untuk ditingkatkan produksinya. Menciptakan brand baru kan susah," kata MS Hidayat di acara buka bersama yang diadakan di kediamannya di Jakarta, Senin.

MS Hidayat menjelaskan Foxconn akan membantu sistem produksi dan aplikasi teknologi dalam industri elektronik lokal.

Selanjutnya, MS Hidayat mengatakan pembangunan pabrik Foxconn akan direalisasikan secara bertahap. Dia mengatakan dari pertemuan pihak Kementerian Perindustrian dengan Foxconn beberapa waktu lalu, lahan yang dibutuhkan seluas 500 hektare.

"Pembangunannya bertahap, awalnya 50 hektare, kemudian 200 hektare lalu sisanya 250 hektare," kata MS Hidayat.Lebih lanjut, dia mengatakan pabrik Foxconn akan diupayakan untuk dibangun di tiga lokasi. "Tapi lokasinya berbeda propinsi," katanya.

Hidayat masih enggan menyebutkan dimana lokasi pabrik yang akan didirikan dengan nilai investasi antara 5-10 miliar dolar AS itu. "Itu masih rahasia saya," katanya.

Sebelumnya MS Hidayat mengatakan kemungkinan besar pabrik Foxconn akan dibangun di Pulau Jawa karena infrastruktur yang memadai. Selain itu awal pembangunan akan direalisasikan akhir tahun ini atau awal tahun depan

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  anak rantau Rabu, 1 Agustus 2012, 08:28
jawa lagi, gimana orang-orang nggak lari kejawa. kenapa nggak di sumatra, atau kalimantan. memang awalnya kelihatan susah kalau sudah dijalanin akan ada cara untuk memudahkan transportasi, kalau nggak gitu, gimana mau merata pembangunan

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...