Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sharp Indonesia Targetkan Pimpin Pasar Home Theatre

Selasa, 10 Juli 2012, 19:04 WIB
Komentar : 0
Antara
Seorang pekerja merakit televisi Sharp
Seorang pekerja merakit televisi Sharp

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PT Sharp Electronics Indonesia menargetkan pimpin pasar "home theater" dengan pangsa sebesar 30 persen pada tahun ini.

"Saat ini Sharp berada di posisi keempat dengan pangsa pasar 10 persen untuk penjualan "home theater," kata Manajer Produk CTV dan Audio PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Ardy pada peluncuran Sharp Neo Qwanza, di Jakarta, Selasa.

Ardy mengatakan berdasarkan riset yang dilakukan, penjualan produk "home theater" Sharp saat ini masih minim, karena belum didukung kualitas suara yang bagus dan desainnya belum mampu bersaing dengan merek lain.

"Masyarakat Indonesia menyukai suara yang berkualitas. Kami mencoba menghadirkan produk baru ini untuk menunjang itu, tanpa mengurangi kualitas gambar," kata dia.

Sharp, lanjut dia, membanderol harga home theater terbaru itu sebesar Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta per unit.

Ardy mengatakan pihaknya menargetkan penjualan produk "home theater" sebesar 80 ribu unit, masing-masing sebesar 30 ribu unit untuk produk Qwanza dan 50 ribu unit untuk produk Neo Qwanza.

Ia mengatakan saat ini pertumbuhan permintaan home theater mencapai 40 persen dengan penjualan 265 ribu unit dalam satu tahun. "Faktor pertumbuhan penjualan 'home theater' diawali besarnya pertumbuhan LCD TV. Masyarakat biasanya menambahkan pengeras suara pada LCD TV," kata dia.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...