Senin , 12 September 2016, 20:02 WIB

Kini, Pasien Bisa Cek Laboratorium Lewat Aplikasi

Rep: Nora Azizah/ Red: Winda Destiana Putri
Google
Aplikasi di ponsel. Ilustrasi
Aplikasi di ponsel. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jangan kira hanya baju atau ponsel saja yang punya lapak online. Kini, masyarakat Indonesia bisa memesan jasa cek kesehatan laboratorium melalui daring.

Sebuah situs online www.pesanlab.com menawarkan beragam paket cek kesehatan. Pasien bisa memesannya melalui online dengan mengisis prosedur pendaftaran.

"Kami mengubah cara pendaftaran offline dengan datang ke laboratorium menjadi sistem online," kata Founder dan Chief Executive Officer (CEO) PesanLab Dimas Prasetyo kepada Republika.co.id, pekan lalu.

PesanLab merupakan startup yang baru berdiri sejak setahun lalu. PesanLab merupakan startup yang menghubungkan antara pasien dan laboratorium swasta.

Hingga saat ini sudah sembilan top lab Indonesia yang bergabung sebagai mitra, di antaranya Prodia, Biotest, dan Kimia Farma. Pelanggan bisa melakukan pemesanan jasa laboratorium melalui online.

Baik pendaftaran hingga pemesanan bisa dilakukan pelanggan melalui laman pesanlab.com. Meski baru berbentuk desktop, website tersebut sudah mobile friendly apabila pelanggan ingin mengaksesnya melalui ponsel pintar.

Cara melakukan pesan jasa lab sangat mudah. Prosedurnya tidak jauh berbeda dengan memesan tiket atau hotel melalui aplikasi. Pasien cukup bertandang ke laman situs, kemudian melakukan resgistrasi.

PesanLab juga mengemas produk cek lab dalam bentuk sederhana. Terutama terhadap cek kesehatan berkala, seperti tes kadar gula darah bagi penderita diabetes, atau memeriksa kadar kolesterol. Ada pula cek kesehatan pra nikah yang dilakukan untuk calon pengantin. PesanLab mengemasnya dalam bentuk paket-paket khusus. Bahkan paket cek kesehatan pra nikah sejauh ini menjadi produk best seller bagi banyak pasangan.

Bila malas ke luar rumah, pasien tak perlu khawatir. Beberapa mitra lab menyediakan jasa tes lab di rumah pasien. Respons pelanggan sangat bagus terhadap jasa tersebut, khususnya pasien yang sudah berusia senja dan harus melakukan tes darah secara berkala.

Bahkan beberapa mitra lab juga membebaskan jasa jemput pasien. Namun tes lab yang dilakukan di rumah hanya berlaku untuk cek kesehatan ringan, misalnya cek darah atau kadar kolesterol. Bagi pasien yang ingin menggunakan jasa lab berdasarkan anjuran dokter juga tak masalah. Cukup foto bukti formulir dari rumah sakit, dan kirim bersamaan saat pemesanan jasa lab dilakukan.

Pelanggan juga tak perlu khawatir pasca melakukan tes kesehatan. "Kami akan mengirim hasilnya via online juga," lanjut Dimas.

Hasil tersebut akan langsung dikirim melalui email dalam bentuk PDF file sehingga pasien tak perlu lagi repot menunggu lama di laboratorium. Apabila pasien ingin mendapat bukti fisik juga bisa dikirim ke alamat rumah. Pasien juga tak perlu resah mengenai kerahasiaan dokumen. Semua bentuk pemeriksaan hanya diketahui oleh dokter, praktisi ahli lab, dan pasien. Ke depannya, semua data yang dikirim juga akan oleh dilindungi Health Insurance Poetability and Accountability Act (HIPAA) compliance. Pasien tak perlu takut akan kebocoran rahasia dari hasil tes kesehatan miliknya.

Hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 500 tes dipesan melalui PesanLab. Dalam tiga bulan terakhir pertumbuhan pasar juga meningkat 150 persen. PesanLab juga sedang menyiapkan aplikasi yang bisa diunduh melalui perangkat iOS dan Android. Mobile apps tersebut akan mempermudah pasien dalam melakukan pemesanan.

Saat ini PesanLab hanya bisa digunakan masyarakat Jabodetabek saja. Namun dalam dua sampai tiga bulan ke depan segera rilis di beberapa kota lain, seperti Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.