Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ilmuwan, Google dan Facebook Kolaborasi Ciptakan Game

Jumat, 01 Maret 2013, 19:54 WIB
Komentar : 0
Google

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Ilmuwan yayasan kanker Inggris menggandeng ahli teknologi dari Facebook, Google, dan Amazon. Mereka berkolaborasi untuk membuat mobile game. Permainan tersebut mengenai penemuan obat kanker baru.

Proyek yang dipimpin yayasan penelitian kanker Inggris memiliki misi agar pengguna telpon pintar dapat mengetahui tugas ilmuwan. Sebanyak 40 programer, pemain game, desainer grafis, dan spesialis lain diajak dalam proyek 'ilmuwan warga' tersebut.

"Kami membuat kemajuan yang besar dalam memberi pengertian tentang kanker. Namun, petunjuk mengapa beberapa obat dapat manjur dan yang lain tidak masih dibahasakan dalam data, " kata peneliti kanker Inggris, Carlos Caldas. 

Game tersebut akan diluncurkan di London pada 1-3 Maret. Kanker telah membunuh 7,5 juta orang per tahun. Penyakit tersebut diharapkan menurun hingga 75 persen pada 2030. 

Para ilmuwan tengah berusaha mengidentifikasi kerusakan gen yang menyebabkan kanker. Hal ini untuk mendiagnosis dan mengobati pasien lebih tepat. 

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Reuters
1.527 reads
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Twitter Versi Windows Phone Hadir dengan Wajah Baru