Kamis , 24 February 2011, 20:00 WIB

Tawarkan Fitur Baru Kelas Berat, Antivirus Gratisan avast! 6 Dirilis

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
SOFTPEDIA
Antivirus avast! 6
Antivirus avast! 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sudah lama diantisipasi, avast! versi 6 akhirnya dirilis. Hal terbaik yang diakui dari program antivirus ini adalah set keamanan kelas berat yang bisa diperoleh pengguna , mutlak secara cuma-cuma.

Tak ada perkecualian dalam edisi terbaru, juga tak berbayar, namun dengan kualitas jauh lebih mumpuni. Muncul sejumlah teknologi tambahan yang sebagian besar hanya ditemukan dalam produk berbayar.

Menginstal aplikasi tidak butuh waktu lama dan layar-layar pemandu penginstalan yang harus anda lewati sangat tipikal dengan program-program lain sejenis. Anda hanya akan diminta memilih konfigurasi (serta menyaksikan daftar panjang lapisan-lapisan pelindung) antara jenis tipikal atau minimal, atau tipe kostumisasi sesuai kebutuhan.

Dalam pengujian tidak ada perbedaan antara pengaturan dua langkah pertama. Modul yang ditawarkan pun sama dengan versi terdahulu. Bahkan ukuran file yang diinstal sama dengan yang tertera dalam layar konfigurasi.

Langkah berikut anda akan ditawari untuk menginstal Google Chrome dalam sistem, bila kehadiran browser web tidak terdeteksi dalam komputer anda. Anda bisa melewati dan langsung menuju prosedur instalasi berikut dan membuat restore poin sebelum menempatkan semua file ke dalam komputer.

Semua produk antivirus saat ini menyajikan pilihan quick scan (pemindaian cepat), sesegera mungkin begitu proses instalasi selesai, tak terkecuali avast!. Dalam pengetesan memang tak terlihat estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan itu, atau muncul balok yang merekam kemajuan pemindaian. Namun, berdasar pengamatan Softpedia, quick scan yang dilakukan berlangsung sangat cepat.

Program ini menyediakan pemutakhiran otomatis yang terhubung ke basis data asli perilis program. Kemudian langkah terakhir penginstalan adalah pendaftaran aplikasi demi memperoleh manfaat layanan dalam periode lebih lama dari 30 hari.

Menduduki tempat teratas dalam daftar perubahan avast! 6 adalah fitur AutoSandbox. Tujuan fitur ini adalah untuk mematikan file-file mencurigakan dalam lingkungan yang terisolasi dari sistem anda. Langkah itu dilakukan berdasar perilaku file tersebut, apakah mencerminkan ancaman atau tidak.

Kabar baik dari freeware ini, avast! 6 hadir dengan antarmuka ramah yang mudah digunakan serupa dengan versi sebelumnya. Ia menampilkan pula statistik cepat untuk setiap komponen perlindungan yang menjadi titik berat software.

Rangkaian lapisan pelindung telah ditingkatkan menjadi 8 lapis. Kini program ini juga menjaga anda aman dan terlindung dari eksekusi skrip yang kerap berjalan sembunyi-sembunyi di sistem PC anda.

Aplikasi juga memberikan kemanan ketat terhadap malware yang mencoba meraih sistem, terutama lewat pengunduhan P2P, berbagi file lewat fasilitas pesan instan, email atau jaringan.

AutoSandbox terbukti menjadi aset besar dalam sistem mengingat ia tetap membiarkan anda menjalankn program berpotensi tak diinginkan namun dalam lingkungan terisolasi. Proses itu pun berjalan tanpa mempengaruhi data anda. Penghadang laman-laman tak diinginkan juga menjadi tambahan manis dari beberapa fitur baru.

Hanya saja, beberapa kejadian kurang sedap muncul pula pada pengoperasian avast! 6. Aplikasi mengalami crash ketika ia diuji coba menghadapi ancaman tertentu. Fitur WebRep yang berfungi mengidentifikasi laman di internet dalam tingkatan skala bahaya, dianggap masih pemula. Ia tak begitu banyak membantu hingga sejumlah pengguna dan penulis kode mulai berkontribusi lewat rating--sehingga ada alasan pengembang avast! untuk memutakhirkan program mereka.

Namun di atas itu semua, avast! 6 tetap menjadi salah satu solusi pembunuh virus gratis di pasaran. Ia didesain dengan standar rata-rata namun pilihan fitur diberikan bagi pengguna lebih canggih. Dalam pengetesan terbatas, program ini mampu mendeteksi dan menghadang sebagian besar ancaman utama.

Software ini cocok digunakan oleh komputer kebanyakan. Namun OS yang direkomendasikan adalah Windows 7 karena tidak menambah beban terhadap sistem.


Sumber : Softpedia

Berita Terkait