Inilah Bantahan Facebook Soal Rumor Penutupan

Tuesday, 11 January 2011, 00:04 WIB
Screenshot Weekly World News/REPUBLIKA.CO.ID
Inilah Bantahan Facebook Soal Rumor Penutupan
Facebook berakhir 15 Maret?

REPUBLIKA.CO.ID, Apakah anda mendengar  kabar bahwa Mark Zuckerberg akan mengakhiri Facebook pada 15 Maret. Pendiri raksasa jejaring sosial itu menyatakan, seperti yang dikutip Weekly World News, bahwa alasan penutupan karena mengelola layanan itu membuat ia stress dan tertekan.

Bahkan Weekly dalam artikelnya pada 8 Januari, menulis telah mengutip Zuckerberg yang berkata "Facebook telah berada di luar kontrol,". Dalam artikel dijelaskan pernyataan itu diperoleh lewat konferensi pers di luar kantor Facebook, Palo Alto,

Meski kabar itu beredar cepat, namun tak semua orang mudah percaya. Salah satunya pimpinan konsultan teknologi SOPHOS, Graham Cluley. Blak-blakan, ia menulis dalam blognya 'Facebook Tidak akan berakhir pada 15 Maret, Hoax (kabar sampah) menyebar seperti api.

"Itu tidak benar. Facebook tidak akan berakhir pada 15 Maret dan Mark Zuckerberg tidak pernah berkata apa pun tentang itu," tegasnya. Namun ia mengakui tak bisa menghentikan para pengguna Facebook untuk menyebarkan pesan tersebut.

Ia juga menyoroti sejumlah pengguna Facebook yang mengikutkan tautan dari situs Weekly World News. Graham, lewat blognya juga mengkritik kredibilitas Weekly yang beberapa kali terbukti tidak bisa dipercaya dan kerap menulis kabar burung.

"Lihat, media ini juga pernah mengatakan pada kita bahwa Mike Tyson adalah merpati tukang berkhayal, Michelle Obama sedang hamil, dan pesawat alien akan menyerang bumi pada 2011," tulisnya "Jika anda mengklik tautan itu, berita-berita macam itu yang akan anda peroleh," tekan Graham

Graham tak memungkiri kabar dari Weekly World News terlihat dan terdengar meyakinkan. Namun, ia juga menilai, seperti sebagian besar cerita, kabar itu penuh jahitan kutipan sana-sini dan terkesan hiperbola. Salah satu contoh, yang ditulis Graham, cerita ala Weekly memuat kutipan yang dibuat-buat dari perwakilan Facebook, yang mengatakan pada pengguna bahwa mereka mungkin juga akan kehilangan foto-foto mereka.

"Setelah 15 Maret, seluruh situs akan mati," ujar Wakil Presiden Urusan Teknis Facebook, Avrat Humarthi. "Jadi bila anda masih ingin melihat foto-foto anda lagi saya rekomendasikan untuk mengambil dari internet. Anda tidak akan bisa memperoleh lagi begitu Facebook hengkang dari bisnis,"

Graham terang-terangan menentang pernyataan itu. Ia bahkan menekankan para pengguna untuk tetap rasional dan mengikut perkembangan terkini tentang hoax, serangan malware dan penipuan yang menyebar cepat dan merajalela di Facebook.

Alasan Graham cukup masuk akal. Lagi pula terdengar ironis bila Facebook akan menutup bisnis, mengingat raksasa Wall Street, Goldman Sachs, baru-baru ini menyuntikan dana masif sebesar 450 juta dolar. Tak hanya itu, pembelian saham pun diprediksi mempercepat rencana Facebook yang secara resmi telah mengumumkan akan melakukan penawaran saham pada publik (IPO) pada 2012. Jadi, percaya atau tidak, sekarang pilihan anda.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Abu Zubair berkata dari Aisyah dan Ibnu Abbas r.a., "Nabi mengakhirkan ziarah hingga malam hari."[70] Disebutkan dari Abu Hassan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi ziarah ke Baitullah pada hari-hari Mina.[71](HR Bukhari)
wongbulu, Sunday, 16 January 2011, 14:38

Yang ga suka fb juga komen, berarti merhatiin juga yah. dasar muna.

Balas
Dina, Sunday, 16 January 2011, 06:54

Maksud mreka, google juga ditutup ya? Atau cuma Facebook aja?

Balas
Muhammad Arestullah, Sunday, 16 January 2011, 06:51

meski saya juga lumayan aktif di FB terutama share berita2islami dan up to date dari Republika online, saya tetap setuju FB di tutup. Karna ada banyak orang yang memanfaatkan FB dijalan yang mengandung ke-mudharatan.

Balas
my wedding karawang, Friday, 14 January 2011, 10:14

ngak bakalan di tutup deh

Balas
entong , Thursday, 13 January 2011, 10:55

Selama kagak nyenggol gue sih gue asyik asyik aje , mau ditutup ato kagak emangnya gue pikirin .. begitu aja kok repot !!

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...