Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pendiri Microsoft Tuntut Google, Facebook dkk atas Pelanggaran Paten

Senin, 30 Agustus 2010, 22:20 WIB
Komentar : 0
Paul Allen
Paul Allen

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen, menggugat beberapa raksasa teknologi atas pelanggaran paten yang dipegang oleh perusahaan yang ia dirikan pada tahun 1990-an.

Gugatan hukum terhadap Apple, Yahoo, Facebook, Google dan eBay, juga enam perusahaan lain, menyatakan bahwa teknologi web yang pertama kali dikembangkan oleh Interval Licensing telah dilanggar.

Paten yang dimaksud adalah kunci bagaimana website pencarian dan e-comerce bekerja, demikian ungkap pernyataan berkas gugatan.

Google, Facebook dan eBay menyatakan segera melawan tuduhan tersebut. "Ini adalah gugatan terhadap beberapa perusahaan paling inovatif di Amerika sekaligus mencerminkan trend buruk orang-orang yang memilih bersaing di ruang sidang ketimbang di pasar," ujar juru bicara Google dalam sebuah pernyataan.

Inovasi--dan bukan langkah hukum--adalah cara untuk membawa bermacam produk dan layanan
ke pasar untuk keuntungan milyaran orang di penjuru dunia." Sementara jurubicara Facebook menyebut aksi gugatan itu 'sepenuhnya tidak patut".

Teknologi Kunci

Dalam gugatan yang dilayangkan di Pengadilan Distrik AS Washington, pekan lalu, Interval mengatakan mereka mencari kerusakan dan menghentikan dugaan pelanggaran hak paten.

Empat paten tersebut dianggap sangat esensial dalam penggunaan browser web, yaitu, penggunaan web browser untuk menemukan informasi, memungkinkan pengguna tahu kapan item-item sesuai dengan pencarian dan ketertarikan mereka muncul, juga aplikasi iklan, pengutikan data saham, perbaruan berita atau video dengan cara memunculkan (pop up) kotak di layar komputer ketika pengguna sedang mengoperasikan aplikasi lain.

Perusahaan juga menuduh pelanggaran hak paten telah membantu mendanai proyek-proyek di luar termasuk riset oleh Larry Page dan Sergey Brin yang ikut menjadi hasil pencarian di Google.

Perusahaan lain yang juga disebut dalam gugatan yaitu, AOL, YouTube, Netflix, Office Depot, OfficeMax dan Staples.

Interval tidak menyebutukan figur pasti kerugian akibat tuduhan pelanggaran paten. Namun, juru bicara perusahaan mengatakan akan menentukan sesuai dengan kemajuan kasus.

"Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan. INi adalah langkah penting karena kali pertama, Paul Allen melayangkan gugatan seperti ini," ujar sang jubir, David Postman.


"Beberapa teknologi dikembangkan oleh orang-orang yang bekerja untuk Paul satu dekade lalu kini menjadi kunci di wilayah pencarian dan e-commerce. Ini bagian dari kehidupan sehari-hari dalam web sekaligus menunjukkan nilainya yang sangat berharga di industri saat ini.


Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : bbc
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...