Rabu , 06 December 2017, 16:01 WIB

Telkom Dorong Peningkatan Kompetensi Guru di Bidang ICT

Red: Budi Raharjo
Corsec Telkom
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (kanan) berkenan memberikan selamat kepada Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R Harman.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (kanan) berkenan memberikan selamat kepada Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R Harman.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menerima penghargaan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) atas dedikasi dalam meningkatkan kompetensi guru di Indonesia melalui program pelatihan Indonesia Digital Learning (IDL) yang secara konsisten dilaksanakan sejak 2014. Indonesia Digital Learning merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital milik Indonesia

Penghargaan diberikan oleh Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi kepada Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R Harman di hadapan Presiden RI Joko Widodo pada acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi, Sabtu (2/12). Hadir pula di acara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R. Harman mengatakan Indonesia Digital Learning merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital milik Indonesia. Telkom berkomitmen untuk turut memajukan pendidikan nasional melalui pelatihan di bidang Information & Communication Technology (ICT) kepada guru-guru yang bekerja sama dengan PGRI.

Seiring dengan pesatnya perkembangan ICT, guru sebagai peran kunci dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) harus memiliki kemampuan memanfaatkan ICT secara mumpuni untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah. Sehingga guru diharapkan dapat turut memastikan tercapainya kompetensi belajar siswa sesuai target evaluasi mandiri.

IDL bertujuan untuk mewujudkan pembelajaran berbasis digital di sekolah sehingga terbentuk digital society yang saling mendukung antara sekolah, guru, dan murid. "Sekali lagi, terima kasih kepada PGRI atas kerjasama yang telah terjalin selama ini dan apresiasi yang diberikan kepada Telkom,” kata Herdy R Harman.

Program pelatihan bagi guru guna meningkatkan softskill mengajar dan pemahaman dasar ICT, sesungguhnya telah dimulai oleh Telkom sejak 2006 lalu. "Namun seiring dengan pesatnya perkembangan dan penggunaan ICT oleh masyarakat terutama anak-anak sekolah, sejak 2014 Telkom memfokuskan pelatihan guru tersebut khusus untuk meningkatkan pemanfaatan ICT dalam KBM di sekolah dengan nama Indonesia Digital Learning,” tambah Herdy R Harman.

Untuk tahun 2017, program IDL fokus pada peningkatan kemampuan guru-guru memanfaatkan ICT untuk membuat “Platform Online 1 Juta Bank Soal”. Platform ini dapat membantu siswa menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan memudahkan evaluasi hasil belajar. Soal-soal online yang nantinya terkumpul merupakan kumpulan soal dari guru-guru Indonesia yang telah tervalidasi sesuai dengan standar soal atau kurikulum pendidikan di Indonesia.

Bagi siswa, platform online bank soal diharapkan dapat membantu menguji pengetahuan dan ketercapaian kompetensi sesuai dengan standar pendidikan nasional. Bagi sekolah, platform soal tersebut dapat mendukung penyusunan strategi bagi perbaikan proses pembelajaran. Sementara bagi pemerintah, platform soal diharapkan dapat membantu pemetaan kinerja satuan pendidikan di Indonesia, sebagai bahan dasar pembuatan kebijakan.

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi (kiri) saat memberikan penghargaan untuk program Indonesia Digital Learning (IDL) yang dilaksanakan oleh Telkom sejak 2014 kepada Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R. Harman (kanan) di hadapan Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, pada acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi, Sabtu (2/12).

 

Pelatihan IDL 2017 dilaksanakan di lima kota di Indonesia, yakni Kota Serang pada 28-29 November lalu, Cirebon pada 4-5 Desember, Solo pada 7-8 Desember, Pidi pada 12-13 Desember dan Lombok pada 14-15 Desember 2017.

Guru-guru peserta IDL 2017 nantinya akan diikutsertakan pada program penghargaan My Teacher My Hero 2017. Program ini merupakan bentuk apresiasi dari Telkom untuk para guru di Indonesia yang telah menerapkan pembelajaran digital.

Melalui pelaksanaan IDL yang berkelanjutan, Telkom berharap dapat memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan nasional guna meningkatkan daya saing bangsa. Hal ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, yang selanjutnya diikuti dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan perubahan perilaku di era digital dan trend masyarakat global, sehingga dapat menumbuhkan inovasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.