Rabu , 29 November 2017, 09:47 WIB

Telkom Gandeng PETANI DIY Akses Petani 'Go Digital'

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Elba Damhuri
telkom.co.id
Logo of PT Telkom Indonesia (illustration)
Logo of PT Telkom Indonesia (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) bekerja sama dengan Telkom Witel Yogykarta untuk mengakses Go Digital, serta pemasaran online bagi produk pertanian.

"Ada banyak kesempatan dan peluang yang bisa didapatkan oleh petani," kata GM Witel Yogyakarta Firmansyah dalam rilis yang diterima Republika Rabu (28/11).

Menurutnya kesempatan yang didapatkan antara lain: kerja sama untuk akses online wifi.id bagi komunitas petani, juga harga khusus pembelian paket online untuk anggota PETANI di DIY.

Telkom Witel Yogyakarta membantu akses bagi mereka yang mau belajar di Darrlos Farmer Academy satu forum belajar petani muda. "Ada banyak materi pembelajaran bagi petani nanti yang bisa diakses online. Mereka kami fasilitasi dengan akses internet yang cepat," kata Firmansyah.

Menurutnya, kerjasama dengan kelompok petani disebutkan bukan berorientasi profit semata. Karena yang lebih diharapkan adalah bertumbuhnya pelaku pertanian tangguh agar kedaulatan pangan nasional terpenuhi.

Petani di Indonesia harus mampu beradaptasi dengan kondisi terkini dan tidak kalah dengan negara lain untuk menguasai teknologi. Bagi yang butuh wifi corner, tempat ngumpul petani muda untuk belajar kami fasilitasi," katanya.

Selanjutnya Kepala Pos Advokasi Hukum dan HAM DPW PETANI DIY Endro Sulaksono menambahkan saat ini memang perlu ditumbuhkan semangat baru bagi petani muda di tanah air. Di kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo telah terbentuk inisiasi kelompok petani di kalangan muda dengan beragam produk pertanian yang dikelola.

"Lewat beragam pelatihan bagi petani muda Endro optimis kedaulatan pangan bisa terjaga. Kita butuh lebih banyak petani agar kebutuhan pangan tercukupi. Lewat komunitas belajar pertanian di PETANI, kita ajak generasi muda mau tekuni lagi dunia pertanian," ujarnya.

Ketua DPW PETANI DIY Anggit Bimanyu, menjelaskan PETANI terbentuk sebenarnya sudah berdiri 23 tahun lalu. Selama ini organisasi PETANI telah berperan aktif dalam wujudkan kedaulatan pangan nasional, pakan, pupuk, buah-buahan dan energi.

Anggota PETANI bisa berasal dari berbagai ragam profesi, asal memiliki keberpihakan dan punya kepedulian kepada petani. Kerja sama dengan perusahaan dan sejumlah pihak lain akan terus dijalin untuk memperkuat jejaring pengembangan pasar bagi produk pertanian.

Berita Terkait