Ahad , 12 November 2017, 18:52 WIB

Telkom Lahirkan Gerakan Democracy of Centennial

Red: Gita Amanda
Telkom Group
Telkom melahirkan Democracy of Centennial (DOC), Sejuta Ide Seabad Indonesia! Sebagai wujud dukungan untuk generasi Z.
Telkom melahirkan Democracy of Centennial (DOC), Sejuta Ide Seabad Indonesia! Sebagai wujud dukungan untuk generasi Z.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Generasi Centennial atau generasi Z sangat identik dengan industri digital, dapat dikatakan generasi Z adalah market utama industri digital di masa depan. Sebagai bentuk dukungan kepada para Generasi masa depan Indonesia ini, PT Telkom Indonesia dengan bangga mempersembahkan Democracy of Centennial (DOC), Sejuta Ide Seabad Indonesia! Di mana DOC merupakan wadah berbagai macam ide generasi
Z untuk kemajuan indonesia.

Generasi Milenial atau generasi Y adalah generasi dengan rentang kelahiran antara tahun 1980 sampai dengan tahun 1995, berbeda dengan generasi Z (Centennial) yang memiliki rentang kelahiran tahun 1995 sampai 2011. Generasi Z adalah generasi digital, generasi yang berpikiran terbuka, dan generasi yang diharapkan dapat menjadi pemimpin serta merubah wajah Indonesia menjadi jauh lebih baik.

Director of digital and strategic portfolio, PT Telkom Indonesia David bangun mengatakan, Telkom terus berinovasi dan bertransformasi untuk menjadi perusahaan telekomunikasi berbasis digital demi membawa pengalaman baru khususnya bagi para generasi Z. Sebab generasi ini haus akan kebutuhan internet baik sebagai media hiburan, kebutuhan komunikasi, kebutuhan akan informasi yang mudah serta cepat dan sebagainya.

"Selain itu, transformasi Telkom Indonesia menjadi perusahaan Telekomunikasi berbasis digital adalah untuk mendukung target Presiden Jokowi menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ujar David melalui siaran pers Ahad (12/11).

Melalui Democracy of Centennial (DOC), Sejuta Ide Seabad Indonesia! Telkom mengajak para generasi Z untuk mengembangkan ide kreatif ke dalam Movie Making Project, Democracy of Centinennial.‎ Ide-ide kreatif mengenai seperti apa keinginanmu untuk di Indonesia pada tahun 2045. Nantinya ide kreatif tersebut akan dikurasi oleh para ahli di dunia perfilman Tanah Air.

Executive Producer pada project Democracy of Centennial Joddy Hernady mengatakan ide kreatif tersebut juga terbagi dari beberapa kategori sesuai dengan keinginan masing-masing peserta, yakni, Ide Cerita, Art Work atau Future Design, Musik, Fotografi, Fashion Design, Animasi, Karakter dan masih banyak lagi. "Centennial adalah harapan Indonesia, dapat dikatakan masa depan Indonesia berada di tangan mereka. Mereka adalah generasi yang dapat membawa Indonesia menjadi lebih jauh berkembang. Kami yakin para generasi Centennial memiliki mimpi dan harapan untuk Indonesia," kata Joddy.

Oleh sebab itu, Telkom Indonesia bermitra dengan Right Hand Indonesia akan memproduksi sebuah film layar lebar, di mana content pada film tersebut berasal dari ide-ide, mimpi dan harapan anak muda Indonesia tentang akan seperti apa Indonesia di tahun 2045 ketika menginjak usia satu abad. Didukung para ahli produksi fim terbaik yang mana kami menyebutnya sebagai The Centennial Dream.Tentu ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi para peserta.

Alika Islamadina salah satu spokeperson Democracy of Centennial.

Adalah Alika Islamadina, Refal Hady dan Vadi Akbar yang menjadi spokeperson Democracy of Centennial, di mana mereka merepresentasikan Generasi Z. Mereka akan berbagi ide dan mimipinya untuk menjadi bagian dari perubahan seabad Indonesia. Ide dan mimpi untuk kemajuan industri film dan musik Indonesia sesuai dengan apa yang mereka geluti saat ini.

Tertarik mengikuti kompetisi ini, dan menjadi bagian dari perubahan? cukup unggah ide kreatif kamu ke expose.uzone.id. Follow dan tag @thedocproject dan dua teman menggunakan tagar #doc #neverbefore #telkomdigital. Dan nantinya ide itu akan tertuang sebagai film tentang satu abad Indonesia like never before.