Senin , 04 Februari 2013, 15:13 WIB

Telkom Targetkan Rp 25 Miliar dari Indipreneur

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya
M Syakir/Republika
Gedung Telkom
Gedung Telkom

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan perolehan dana Rp 25 miliar dari program Indonesia Digital Enterpreneur (Indipreneur). Program ini menelan dana investasi sebesar Rp 10 miliar.

"Kami targetkan Rp 25 miliar dari 100 ribu target pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," ujar Direktur Enterprise and Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin di Jakarta, Senin (4/2).

Dana Rp 25 miliar ini diperoleh dari pembayaran yang dibebankan kepada pelaku usaha. Pembayaran pelaku UMKM dilakukan dengan cara pembayaran berbasis transaksi. Apabila pelaku usaha tidak melakukan transaksi ICT maka tidak ada biaya yang dibebankan.

Awal melanjutkan dana yang diinvestasikan untuk program ini berasal dari operasional expenditure (opex). Hanya 30 persen dari dana tersebut diambil dari capital expenditure (capex). Capex dipakai untuk membangun jaringan.

Selain memasarkan program Indipreneur melalui portal Telkom, perseroan juga melakukan kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Awal mengungkapkan selain kesulitan dalam mendapatkan pasar, pelaku UMKM juga kesulitan mendapatkan pendanaan.

Telkom hadir untuk pelaku usaha dengan memberikan layanan IT guna memperluas pangsa pasar pelaku usaha. Sedangkan BRI ada untuk memberikan pembiayaan bagi pelaku usaha yang mengikuti program Indipreneur.

Penandatanganan telah dilakukan Desember 2012. Awal mengharapkan kerja sama ini bisa direalisasikan per April 2013. "Jadi kalau ada pelaku usaha yang mengajukan pembiayaan di BRI, bank tersebut menawarkan Telkom sebagai penunjang IT," kata Awal.

Kerja sama ini diharapkan memberikan kontribusi 20 persen terhadap target pendapatan yang totalnya Rp 25 miliar. Program Indonesia Digital Enterpreneur merupakan komitmen Telkom untuk meningkatkan potensi UMKM indonesia. Melalui program ini UMKM lokal diharapjan dapat mengembangkan bisnisnya dengan solusi teknologi informasi dan komunikasi yang berkualitas dan terjangkau. Perseroan menargetkan 100 ribu pelaku UMKM yang bergabung dengan program ini.