Senin , 30 January 2012, 09:08 WIB

Pelanggan telkomSpeedy Capai 2,1 Juta

Red: Taufik Rachman
telkom
logo speedy
logo speedy

REPUBLIKA.CO.ID,BALIKPAPAN--Bisnis Telkom Group di segmen layanan informasi dengan broadband mencapai 12,4 juta pelanggan di seluruh Indonesia hingga akhir 2011.

"Pertumbuhannya 125,5 persen," kata Wakil Eksekutif General Manager Telkom Wilayah Indonesia Timur, Bagyo Nugroho, di Balikpapan, Sabtu (28/1).

Ia mengatakan, pelanggan Telkomsel Flash yaitu internet berlangganan yang diakses dengan modem khusus mencapai 6,7 juta pelanggan, kemudian layanan BlackBerry dengan 3,6 juta pelanggan, dan Speedy 2,1 yang dilanggani 2,1 juta pelanggan. Speedy adalah internet berlangganan dengan jalur telepon kabel.

"Tahun 2012 ini kami harap minimal pertumbuhannya sama dengan 2011," ujar Bagyo di Cafe Speedy di arena IT and Mobile Fair di Mal Balcony, Jalan Jendral Sudirman Balikpapan.

Di Kalimantan, menurut Bagyo, Telkom memiliki pelanggan Speedy hingga 121 ribu pelanggan di empat provinsi Kalimantan, dengan pertumbuhan yang mencapai 30 persen.

Dengan penduduk mencapai 230 juta jiwa, menurut Bagyo, pasar Indonesia masih sangat luas terbuka. Apalagi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, juga pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, katanya, setiap hari jumlah masyarakat yang melek internet juga terus bertambah. "Sehingga boleh jadi masyarakat tidak terlalu memerlukan lagi telepon fixline atau telpon kabel di rumahnya, tapi ia tetap perlu sambungan telepon untuk Speedy," seloroh Subandrio, GM Customer Service Telkom Kalimantan.

Apalagi, tambah Subandrio, internet juga memiliki sisi hiburan atau rekreasi selain untuk komunikasi dan informasi. Sisi hiburan internet ini telah menjadi gaya hidup dengan maraknya permainan game online.

"Speedy menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi untuk itu," katanya.

Pada pameran "IT and Mobile Fair" itu, Telkom juga memperkenalkan Speedy untuk home monitoring atau mengawasi rumah, terutama saat ditinggal pergi.

Dengan home monitoring itu, pemilik rumah dapat mengawasi rumahnya dari mana saja di seluruh dunia selama didapat akses Internet. Tentu saja sebelumnya di tempat tertentu rumahnya dipasangi kamera pengintai. Gambar dari kamera kemudian dikirim ke situs khusus Telkom.

Selain itu, pameran juga diikuti berbagai mitra Telkom dan pendukungnya seperti penjualan laptop, desktop, aksesoris komputer, tablet, berbagai jenis modem.

"Juga ada lomba game online, fashion show, lomba fotografi, dan festival band," tambah Broto Suseno, Manajer Marketing Telkom Kalimantan yang juga ketua panitia pameran

Sumber : antara

Berita Terkait