Senin , 02 Maret 2015, 02:00 WIB

Bandung Techno Park Siap Komersialkan Penelitian Mahasiswa

Red: Dwi Murdaningsih
ANTARA
Seorang mahasiswa memperlihatkan beras tiruan hasil inovasi TEchnopark Fakultas teknologi Pertanian IPB di Kampus Dramaga, Bogor.
Seorang mahasiswa memperlihatkan beras tiruan hasil inovasi TEchnopark Fakultas teknologi Pertanian IPB di Kampus Dramaga, Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Produk-produk yang dihasilkan oleh peneliti maupun mahasiswa bisa dipasarkan melalui Bandung Techno Park. Direktur Pengelola Bandung Techno Park Jangkung Raharjo mengatakan pihaknya akan mendorong kegiatan komersialisasi produk inovasi yang telah dihasilkan para peneliti maupun mahasiswa Tekom University (Tel-U).

"Setiap tahun kami punya tema, pada 2014 tema kami menghasilkan produk inovasi, sedangkan pada 2015 kami akan komersialisasikan produk-produk tersebut," ujar Jangkung di Bandung, Ahad (2/3).

Menurut ia, selama ini sudah terdapat beberapa hasil karya peneliti maupun mahasiswa yang diproduksi untuk publik, namun pengadaan barang tersebut masih didasarkan atas permintaan beberapa konsumen tertentu saja. Oleh karena itu, pada tahun ini, pengelola Bandung Techno Park tersebut, akan bekerja sama dengan sejumlah industri untuk memproduksi masal karya-karya peneliti dan mahasiswa yang ada di sana. Barang-barang ini meliputi insenerator, modul praktikum "microcontroler" untuk SMK dan perguruan tinggi, serta alat pengukur fisik (Posturcheck).

"Untuk saat ini, komersialisasi tersebut mungkin belum memasuki ekspor, kita akan lebih mendorong kerja sama produk dengan institusi di dalam dan luar negeri, agar masyarakat mengenalnya terlebih dahulu," ucap Jangkung.

Oleh karena itu, produk-produk tersebut akan dikenalkan terlebih dahulu pada pameran internasional di Jerman, bulan Maret ini. aBandung Techno Park merupakan wadah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang "melek" informasi dan teknologi melalui pembentukan tenaga ICT (Information and Communication Technologies) yang berkompeten dan berdaya saing.

 

Sumber : antara