Selasa , 12 September 2017, 20:31 WIB
Service Recovery Satelit Telkom-1

Konektivitas Layanan Pelanggan Telah Pulih 100 Persen

Red: Gita Amanda
Humas Telkom Indonesia
Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara (kiri) bersama Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga (kanan) saat menjelaskan bahwa  layanan konektivitas  pelanggan satelit Telkom 1 telah pulih 100% pada jumpa pers di kantor Kementerian Kominfo di Jakarta, Selasa (12/9).
Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara (kiri) bersama Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga (kanan) saat menjelaskan bahwa layanan konektivitas pelanggan satelit Telkom 1 telah pulih 100% pada jumpa pers di kantor Kementerian Kominfo di Jakarta, Selasa (12/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memastikan layanan konektivitas pelanggan Satelit Telkom-1 telah pulih 100 persen sejak Ahad (10/9) pukul 24.00 WIB. Artinya, konektivitas sebanyak 15.019 sites layanan pelanggan, baik 11.574 sites layanan ATM maupun 3.445 sites non-ATM telah pulih  sesuai komitmen.

Atas selesainya pemulihan seluruh konektivitas layanan pelanggan, Menteri Komunikasi & Informatika RI Rudiantara mengapresiasi kerja keras jajaran TelkomGroup di seluruh Indonesia. “Saya ucapkan terima kasih kepada TelkomGroup, khususnya teknisi TelkomGroup di lapangan atas totalitasnya memulihkan seluruh sites di berbagai lokasi, mulai dari lokasi perkotaan hingga wilayah pelosok yang sulit dijangkau,” ujar Rudiantara saat jumpa pers bersama Manajemen Telkom di Kantor Kementerian Kominfo RI, Selasa (12/9).

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga menyampaikan bahwa Telkom menggunakan tiga solusi service recovery. Selain melakukan repointing antena ground segment, Telkom juga memanfaatkan dua teknologi alternatif sebagai solusi temporer untuk mempercepat recovery sejumlah sites. Komposisinya, sebanyak 81 persen repointing antena parabola ground segment, 14 persen menggunakan sistem Machine to Machine (M2M), dan lima persen sisanya memanfaatkan teknologi fiber optik.

Alex melanjutkan, Telkom masih melakukan pengawalan ketat terhadap stabilitas jaringan seluruh sites. “Telkom masih melanjutkan fungsi Crisis Center Service Recovery untuk memantau kestabilan kualitas layanan pelanggan pascapemulihan konektivitas ini,” ujar Alex.

Kedepan, Telkom akan berkoordinasi dengan para pelanggan untuk mengembalikan solusi temporer ke solusi permanen secara bertahap. Selain itu, Telkom secara intensif juga akan bekerjasama dengan Kementerian Kominfo untuk mengamankan slot orbit 108 BT ke International Telecommunication Union (ITU).

Sekali lagi Telkom mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung upaya penyelesaian service recovery layanan Satelit Telkom-1 sehingga dapat diselesaikan tepat waktu. Telkom senantiasa berkomitmen memprioritaskan kebutuhan pelanggan dan masyarakat Indonesia.