Kamis , 10 Agustus 2017, 19:37 WIB

Telkom Siap Sediakan Layanan Internet Gratis di Medan

Rep: Issha Harruma/ Red: Qommarria Rostanti
ANTARA FOTO
Teknisi jaringan PT Telkomsel melakukan perawatan BTS di kawasan perkebunan Kampung Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (9/8).
Teknisi jaringan PT Telkomsel melakukan perawatan BTS di kawasan perkebunan Kampung Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (9/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Layanan internet gratis di Kota Medan, Sumatra Utara, masih terbatas. Hal tersebut disampaikan oleh General Manager PT Telekomunikasi Indonesia Wilayah Telekomunikasi (Witel) Medan, Mohammad Syibli.

Syibli mengatakan, internet gratis merupakan salah satu bagian dari infrastruktur yang menjadi faktor kesuksesan kota cerdas. Sayangnya, layanan tersebut masih belum disediakan secara maksimal di Medan, kota yang digadang-gadang menjadi kota cerdas. "Untuk di Medan, layanan publik berupa layanan internet gratis itu masih terbatas, belum masif," kata Syibli kepada Republika.co.id, Kamis (10/8).

Syibli mengatakan, fasilitas untuk berselancar di dunia maya memang sudah banyak tersebar di Kota Medan. Namun, layanan internet tersebut masih berbayar. Telkom Medan pun, kata dia, siap apabila pemerintah hendak bekerja sama dalam menyediakan layanan internet gratis bagi publik.

"Yang banyak wifi.id tapi kan ada syaratnya, harus beli voucher, SMS dan lain-lain, tapi kalau pemerintah mau memfasilitasi, misalnya menggandeng Telkom untuk memberi wifi gratis, kami siap. Infrastruktur Telkom sudah ready di mana-mana," ujar dia.

Syibli mengatakan, pihaknya telah membahas perihal mewujudkan Medan sebagai kota cerdas kepada Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin. Telkom pun berencana akan mengundang Eldin untuk berkunjung ke Living Lab Smart City Nusantara di Jakarta. "Sudah saya sampaikan ke Pak Eldin juga untuk kesiapan Telkom men-support Smart City Medan. Kami akan undang beliau biar lihat prototipe Smart City Nusantara gimana. Sekarang masih proses pembicaraan untuk mewujudkan Smart City Medan," kata Syibli.