Rabu , 09 August 2017, 18:29 WIB

Nasihat Mentan untuk Calon Orang Hebat di Telkom University

Red: Dwi Murdaningsih
kementan
Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum di Telkom University.
Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum di Telkom University.

REPUBLIKA.CO.ID,⁠⁠⁠Mentan Memotivasi Mahasiswa Telkom University Dengan Pengalamannya

BANDUNG -- Menteri Pertanian  Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum bagi 3.500 mahasiswa baru Telkom University di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8). Mentan menasihatkan agar para mahasiswa yang tinggal di asrama, tinggalnya terpisah dari orang tua, untuk tetap bersemangat.

"Yang menentukan anda menjadi orang sukses-mulai hari ini-sebelum keluar dari ruangan ini, anda sudah harus menetapkan tujuan," kata Mentan mengawali kuliah umumnya.

Mentan pun menceritkan pengalamannya selama kuliah. Dia menceritakan pernah mengalami kondisi serupa, saat dirinya menjadi mahasiswa. Tinggal terpisah dari orang tua, dengan uang kiriman yang terbatas, membuat dirinya berusaha untuk bisa bertahan. Hal tersebut turut berkontribusi membentuknya menjadi pribadi pejuang tangguh, yang mengantarkannya menjadi menteri.

Mentan memberi semangat pada para mahasiswa agar mempersiapkan diri sedini mungkin, untuk bisa meraih apapun yang diinginkan. Untuk bisa meraih IPK 4, misalnya, mereka harus belajar dengan giat, jangan belajar di bawah 10 jam, tegasnya. Selain itu, untuk meraih impian sebagai pengusaha, Mentan menekankan agar jangan suka meminta, menunggu, dan mengeluh. Tetapi mulailah kerja, kerja dan kerja.

Pada sesi tanya jawab dengan mahasiswa, mentan menerangkan bahwa pangan merupakan komoditas strategis. Jika ketahanan pangan suatu negara rapuh, maka rapuh pula ketahanan negara tersebut. Untuk itu, pemerintah selalu berupaya keras mencapai swasembada pangan.

Dalam hal menjaga stabilitas harga dan tata niaga pangan, Kementan bersinergi dengan instansi/lembaga terkait, membentuk Satgas Pangan, yang salah satu tugasnya adalah membasmi mafia pangan. Untuk itu Mentan menegaskan bahwa jangan sampai ada egoisme sektoral. Di akhir kuliah umum, kembali Mentan menyemangati para mahasiswa, agar mereka harus berhasil menjadi pemimpin masa depan.