Selasa , 08 Agustus 2017, 08:36 WIB

Telkom Pertimbangkan Anak Usaha Masuk Pasar Modal

Red: Dwi Murdaningsih
logo telkom
logo telkom

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perseroan Terbatas Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan bisnis anak usahanya di bidang menara (tower), PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), melalui pasar modal. Direktur Digital dan Strategic Portofolio Telekomunikasi Indonesia David Bangun mengatakan perseroan akan mendorong Mitratel untuk masuk ke pasar modal sehingga meningkatkan nilai perusahaan.

Ia menekankan bahwa rencana tersebut tidak terkait dengan kebutuhan dana. Pada tahap pertama, lanjut dia, perseroan akan mengonsolidasikan bisnis tower di internal perseroan dengan menggabungkan Mitratel dan PT Telkomunikasi Seluler (Telkomsel).

"Kami tidak pernah berencana melepas bisnis tower, kami ingin mengonsolidasikan bisnis tower saat ini," katanya.

Selanjutnya, dia menambahkan bahwa melalui anak usaha itu, perseroan akan mengakuisisi perusahaan tower lainnya, kemudian mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana saham (IPO) maupun backdoor listing.

"Ada sekitar tiga sampai empat perusahaan menara di pasar modal, kami belum tetapkan kriteria perusahaan yang akan disertakan modalnya jika akan melakukan opsi 'backdoor listing'," katanya.

Sementara itu, pada Semester I 2017, Telkom membukukan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp 64,02 triliun atau tumbuh 13,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 56,45 triliun.

"Kontribusi bisnis data, internet, dan information technology (IT) services terhadap keseluruhan pendapatan perseroan meningkat menjadi sebesar 42,4 persen atau tumbuh 19,8 persen," paparnya.

 

Sumber : antara