BI Jangan Buru-Buru Atur Gadai Emas

Rabu, 25 Januari 2012, 11:51 WIB
Republika/Aditya Pradana Putra
BI Jangan Buru-Buru Atur Gadai Emas
Gadai emas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) meminta Bank Indonesia (BI) tidak terburu untuk mengatur gadai emas di bank syariah. Kajian terkait transaksi gadai emas dinilai masih perlu dilakukan.

Sebelumnya, BI akan memberlakukan aturan gadai emas bagi bank syariah mulai Februari ini. Direktur Eksekutif PKES, Ikhwan Ridwan mengatakan masih banyak kajian yang harus dilakukan BI terkait gadai emas di bank syariah. Bahkan kalau perlu kebijakan ini ditunda.

"Perlu kajian secara empiris masalah ini, jangan sampai jika dilakukan akan berdampak pada permasalahan dikemudian hari,"ujar Ikhwan dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (25/1).

"Ini sangat penting untuk merumuskan tentang gadai syariah dalam instrumen produk perbankan syariah,"tuturnya.

Ikhwan menambahkan masalah gadai emas di perbankan syariah tidak bisa digeneralisasi pada semua bank. Karena itu, BI diminta tidak tergesa dalam menentukan waktu pemberlakuan aturan gadai emas.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Nuraini
Jabir bin-Abdullah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah memulai ihram dari Dzul Hulaifah. Yaitu, ketika beliau telah siap berada di atas kendaraan beliau. (HR Bukhari)
AntiRiba, Kamis, 2 Pebruari 2012, 07:42

Heran gue, kalau urusan ekonomi Ummat Islam selalu di intervensi untuk dibatasi, sementara bunga bank di lepas saja. Dasar otak riba dan tengkulak. Ujungnya sih supaya ekonomi Ummat Islam di bawah terus, jadi kelas budak saja. Itulah kerja kelompok sekuler.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...